Pilpres 2019

Dinilai Persulit Aksi Massa GERAK, Kivlan Zen Kritik Wiranto dan Presiden Jokowi

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 09 Mei 2019
 Dinilai Persulit Aksi Massa GERAK, Kivlan Zen Kritik Wiranto dan Presiden Jokowi

Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zein. (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Aksi protes massa yang berasal dari Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) bersama Alumni UI di Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat urung dilaksanakan lantaran belum mengirim surat pemberitahuan aksi kepada polisi.

Massa GERAK membubarkan diri meski sempat beberapa elemen massa berkumpul untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan pelanggaran Pemilu 2019. Akibat pembatalan tersebut, salah satu eksponen GERAK, Kivlan Zen mengkritik Menko Polhukam Wiranto dan Presiden Jokowi.

Pengacara Kivlan Zen, Inisiator GERAK, Eggi Sudjana mengklaim sebenarnya mereka telah memiliki surat pemberitahuan yang telah diberikan ke polisi.

Eggi mengaku tak mengurusi masalah itu. Katanya ada orang lain yang mengursui soal surat pemberitahuan.

Kuasa Hukum Kivlan Zen yang juga Inisiator GERAK Eggi Sudjana
Pengacara Kivlan Zen yang juga inisiator GERAK Eggi Sudjana (MP/Kanu)

"Kita datang ke Bawaslu dengan pemberitahuan sebelumnya ke polisi dan pak Argo (Yuwono) sebagai Humas dari Polda (Metro Jaya) sudah mengatakan surat kita sudah sampai. Tapi kita sampai sini kok kita tidak boleh masuk? Maka ini pelanggaran UU No. 9 Tentang Unjuk Rasa Tahun 1998. Polisi harusnya memfasilitasi kita bertemu dengan yang kita demo," katanya di Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (9/5).

Sementara itu, Kivlan Zen menambahkan pemerintah Joko Widodo seharusnya bisa bertindak adil dan benar dalam Pemilu 2019. Dia merasa heran mengapa giliran pihak Jokowi yang salah tak pernah diusut.

"Kita meminta pada Wiranto sebagai Menteri Polhukam agar bertindak adil dan benar karena selama ini pemerintah tidak ada yang benar. Maka hari ini kita mau mengadu pada Bawaslu bahwa terjadi kecurangan ditingkat KPU sampai KPPS dan kita mau mengadu pelaksanaan pemilu tidak benar dan tidak adil," kata Kivlan.

Ia pun membandingkan dengan Jokowi.

"Kalau kita yang kena, tidak berbuat tapi ditangkap, tapi kalau mereka, termasuk Jokowi melanggar hukum dibiarkan. Dia bagi sembako bagi duit melanggar, dibiarkan saja. Sedangkan kalau kita yang ngomong, seperti dianggap mau makar. Saya tidak makar," ucapnya.(Knu)

#Pemilu 2019 #Kivlan Zen #Eggi Sudjana #Bawaslu RI #Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Dr Tifa menolak damai di sidang kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mundur.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Indonesia
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Jokowi siap hadir di sidang dr Tifa pekan depan. Ia akan membawa ijazah aslinya ke persidangan.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Berita
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Jaksa menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Dr Tifa disebut tak mampu membuktikan tuduhannya.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kendati demikian, PN Jaktim menerapkan sterilisasi total saat memasuki fase pembuktian demi menjaga integritas kesaksian para saksi ahli maupun saksi fakta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Sejumlah ucapan hadir untuk Jokowi, termasuk dari Presiden Prabowo.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Indonesia
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Hasil studi mengonfirmasi bahwa arus perpindahan sentimen positif dari figur personal menuju institusi partai, khususnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Bagikan