Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Massa AntiPKI Kepung Kantor YLBHI, Usman Hamid: Masyarakat Belum Dewasa

Eddy Flo - Senin, 18 September 2017

MerahPutih.Com - Ratusan massa antiPKI mengepung Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) hingga Senin (18/9) dinihari. Hal itu lantaran massa menuding ada kegiatan berbau Partai Komunis Indonesia (PKI) di tempat tersebut.

Padahal, LBH-YLBHI hanya menyelenggarakan acara seni bertajuk #AsikAsikAksi sebagai bentuk keprihatinan mereka atas pembubaran acara seminar sejarah yang dibubarkan oleh aparat kepolisian sehari sebelumnya.

Direktur Amnesty Internasional ‎Indonesia Usman Hamid menilai peristiwa mencekam semalam itu menunjukan bahwa pemikiran masyarakat Indonesia belum dewasa.

Khususnya, untuk menerima adanya kegiatan yang digelar untuk membahas sejarah ataupun politik negara ini.‎

"Ya memang masyarakat kita masih belum cukup dewasa untuk menerima adanya kegiatan-kegiatan diskusi atau kegiatan kreatif yang dilakukan anak muda untuk membahas sejarah, membahas masalah sosial, masalah politik yang sebenernya masalah yang penting bagi semua kalangan masyarakat," kata Usman Hamid kepada merahputih.com di Jakarta, Senin (18/9).

Mantan Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) ini pun meminta Presiden Jokowi untuk mengambil sikap kenegaraan agar peristiwa memalukan semacam ini tak kembali terulang.

"‎Saya kira Jokowi sebagai kepala begara itu harus mengambil sikap yang bisa mendewasakan masyarakat untuk menerima atau membolehkan atau menghidupkan setiap kali ada percakapan mengenai masalah-masalah sosial politik atau sejarah," tukas Usman.

"Supaya kita bisa lebih terang dalam melihat apa yang sebenarnya terjadi di negeri ini. Khususnya peristiwa 65," sambungnya.

Terlebih, lanjut Usman, Presiden Jokowi pernah berjanji untuk menyelesaikan peristiwa-peristiwa pelanggaran hak asasi manusia di masa lalu.

"‎Termasuk yang berkenaan dengan pembunuhan masal yang terjadi di tahun 1965‎," pungkasnya.(Pon)

Baca Artikel Asli