MerahPutih.com - Rapper Macklemore berencana menyumbangkan dana sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,7 miliar kepada sejumlah organisasi yang secara langsung memberikan bantuan kepada rakyat Palestina.
Dana tersebut berasal dari pendapatan bersih yang diperolehnya dari penampilan dalam rangkaian konser Loop Tour milik Ed Sheeran.
Dana Disalurkan ke Enam Organisasi
Seperti dilaporkan Variety pada Rabu (16/9), Macklemore akan menyalurkan dana tersebut kepada enam organisasi, yakni Palestine Children's Relief Fund, Heal Palestine, Gaza Soup Kitchen, Medical Aid for Palestinians, UNRWA USA National Committee, dan Anera.
Macklemore juga meminta pengusaha Robert Kraft, miliarder yang disebut berkaitan dengan keputusan mencoret dirinya dari daftar penampil tur Ed Sheeran, untuk memberikan donasi dengan nilai yang sama.
Apapun yang tidak kita sepakati, mungkin kita bisa sepakat tentang ini: Hidup rakyat Palestina layak dilindungi. Hidup satu orang Palestina sama berharganya dengan hidup orang lain di bumi ini,
Macklemore.
Macklemore Dicoret dari Tur Ed Sheeran
Sebelumnya, Macklemore dicoret dari daftar penampil dalam rangkaian Loop Tour setelah menyampaikan seruan untuk pembebasan Palestina ketika tampil dalam konser Ed Sheeran di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada awal September 2026.
Keputusan tersebut kemudian diikuti oleh sejumlah penampil pendukung lainnya. Finneas, Aaron Rowe, Lukas Graham, dan Beoga memilih mundur dari rangkaian tur serta menyatakan dukungan mereka terhadap Palestina.
Ed Sheeran kemudian memberikan tanggapan melalui unggahan di Instagram pada Selasa (15/9).
Dalam pernyataannya, Sheeran mengatakan dirinya tidak terlibat dalam keputusan untuk mengeluarkan Macklemore dari rangkaian tur. Ia juga menyebut lebih memilih mengambil posisi netral terkait isu-isu politik.
Baca juga:
Macklemore Dicoret, Semua Artis Pendukung Kompak Tinggalkan Tur Ed Sheeran
Macklemore Kembali Soroti Kondisi Palestina
Dalam unggahan Instagram terbarunya, Macklemore berusaha mengarahkan kembali perhatian publik kepada situasi yang dialami rakyat Palestina.
"Dengan semua yang telah terjadi selama 48 jam terakhir, saya ingin mengembalikan percakapan ke tempat yang seharusnya: kepada rakyat Palestina yang masih dibunuh, masih hidup di bawah pendudukan militer, dan masih berjuang untuk kebebasan mereka."
Ia kemudian menyoroti kondisi keluarga Palestina yang harus membawa anak-anak mereka ke rumah sakit dengan keterbatasan sumber daya.
Macklemore juga menyinggung para dokter, paramedis, jurnalis, dan pekerja kemanusiaan yang tetap kembali ke wilayah tersebut untuk memberikan bantuan.
Selain itu, ia mengajak publik mengingat para penyelenggara acara dan aktivis yang menurutnya telah menghadapi risiko besar karena menyuarakan dukungan terhadap Palestina.
"Risiko mereka jauh berbeda dengan risiko saya," katanya.
Baca juga:
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Tegaskan Dukungan untuk Palestina
Macklemore juga menegaskan pandangannya mengenai hak rakyat Palestina untuk memperoleh kebebasan.
Rakyat Palestina selama puluhan tahun hidup tanpa hak-hak dasar dan mereka tidak seharusnya menunggu satu hari lagi untuk meraih kebebasan,
Macklemore.
Ia kemudian mengatakan dukungannya terhadap Palestina akan terus diberikan meski perhatian publik nantinya beralih kepada isu lain.
"Di situlah fokus saya akan tetap tertuju. Saya akan terus mendukung rakyat Palestina dan perjuangan mereka demi pembebasan. Saat perhatian publik beralih ke isu lain, seperti yang pasti akan terjadi, janganlah ikut beralih. Bebaskan Palestina," demikian Macklemore. (Far)