ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 1 jam, 16 menit lalu
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi

ZZUF lepas allbum perdana. (Foto: dok/zzuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - "Halo, kami kembali!" Kalimat tersebut menjadi gambaran yang tepat untuk menyambut kembalinya ZZUF, unit powerpop/indierock asal Jakarta yang dihuni Pandu Fuzztoni (MORFEM, FARRT!), Tir Saputra (Eleventwelfth), Amien Prahadian (PRIME), dan Freddie Alexander Warnerin (MORFEM, Damascus).

Setelah cukup lama tidak merilis album penuh, ZZUF akhirnya kembali menyapa pendengar lewat album penuh kedua yang resmi dirilis pada 11 September 2026.

Album tersebut kini tersedia di berbagai platform musik digital. Kehadirannya sekaligus menandai kembalinya ZZUF dengan materi yang lebih luas dibandingkan karya-karya mereka sebelumnya.

Rekam Perjalanan Panjang ZZUF

Album kedua ini merekam perjalanan panjang ZZUF selama proses pengerjaannya. Tak sekadar menyusun lagu, mereka menjadikan proses produksi sebagai ruang untuk mencoba berbagai pendekatan baru yang sebelumnya belum pernah dilakukan.

Eksplorasi tersebut kemudian menghasilkan 15 lagu yang terangkum dalam album penuh kedua ZZUF.

Proses penggarapan album juga menjadi kesempatan bagi ZZUF untuk keluar dari wilayah musik yang selama ini mereka kenal. Sejumlah elemen baru diperkenalkan, termasuk kolaborasi dengan tiga musisi dan band yang menjadi pengalaman pertama bagi mereka.

Baca juga:

Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'

Gandeng softtrauma untuk 'I Smile'

Kolaborasi pertama mempertemukan ZZUF dengan Delpi Suhariyanto, atau yang dikenal sebagai softtrauma sekaligus personel Dongker.

Dalam album ini, Delpi terlibat dalam penulisan lirik sekaligus mengisi vokal pada lagu I Smile. Pilihan tersebut muncul karena ZZUF merasa karakter Delpi sesuai dengan atmosfer lagu yang mereka buat.

Kolaborasi ini menjadi salah satu pengalaman baru bagi ZZUF dalam memperluas karakter vokal di materi mereka.

Garap 'Sagamihara' Bersama Musisi Jepang Deathro

Kolaborasi berikutnya datang dari Deathro, musisi asal Jepang sekaligus teman ZZUF.

Untuk lagu tersebut, bagian musik telah diselesaikan terlebih dahulu. Setelah mendengarkan komposisinya, ZZUF membayangkan lagu itu memiliki atmosfer seperti musik pengiring film anime.

Karena itu, mereka mengajak Deathro untuk ikut menulis lirik sekaligus mengisi vokal. Ide tersebut mendapat respons positif dari Deathro.

Ia kemudian memilih Sagamihara sebagai tema lirik, sebuah kota di Jepang yang memiliki kenangan dan kisah personal baginya. Lagu tersebut akhirnya diberi judul Sagamihara.

After Hours Hadirkan Warna Vokal Perempuan

Kolaborasi ketiga hadir bersama After Hours yang memberikan warna vokal perempuan dalam album ini.

Pilihan tersebut tidak datang secara kebetulan. Pandu sebelumnya pernah terlibat dalam proses mixing dan mastering salah satu karya After Hours. Hubungan tersebut kemudian berlanjut dalam proyek ZZUF.

After Hours mengisi vokal pada lagu Signing Out.

Baca juga:

Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua

Eksplorasi Brass hingga Lirik Bahasa Indonesia

Selain menghadirkan sejumlah kolaborator, ZZUF juga mencoba memperluas palet suara dalam album kedua ini.

Salah satunya melalui penggunaan instrumen yang sebelumnya belum menjadi bagian utama musik mereka, yaitu brass section. Kehadiran instrumen tersebut menjadi salah satu bentuk eksplorasi yang dilakukan ZZUF selama proses produksi.

Eksperimen juga terlihat dari penggunaan bahasa dalam penulisan lirik. Dari total 15 lagu, sekitar separuhnya menggunakan lirik berbahasa Indonesia.

Bagi ZZUF, pilihan tersebut secara langsung menghadirkan karakter berbeda pada masing-masing lagu. Penggunaan bahasa Indonesia juga menjadi cara untuk menyampaikan cerita dan pesan agar lebih mudah diterima pendengar.

Secara keseluruhan, album penuh kedua ZZUF menawarkan wajah yang lebih segar dibandingkan karya-karya mereka sebelumnya.

Setiap lagu membawa cerita dan karakter masing-masing. Sementara itu, keseluruhan album menjadi rekaman perjalanan ZZUF dalam mencoba berbagai kemungkinan baru selama perjalanan bermusik mereka. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ZZUF kembali lewat album penuh kedua yang berisi 15 lagu. Album ini menghadirkan kolaborasi dengan softtrauma, Deathro, dan After Hours.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 16 menit lalu
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ShowBiz
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
Zeke and The Popo menyiapkan sesi dengar Crazy Life di 9 kota jelang perilisan album kedua pada 7 Oktober 2026 melalui Black Morse Records.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 48 menit lalu
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
ShowBiz
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
Polaris kembali setelah tiga tahun tanpa musik baru lewat “Without You”, single yang lahir dari duka atas meninggalnya gitaris Ryan Siew pada 2023.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
ShowBiz
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
Lagu ini menangkap perasaan ketika seseorang berada dalam situasi yang membuat sesak, tetapi tetap harus menjalani hari seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
Bocoran singkat itu pun langsung memunculkan rasa penasaran mengenai judul lengkap lagu yang dimaksud.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
ShowBiz
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
'Bass Persuades' menyimpan kritik terhadap kebiasaan manusia modern yang terlalu terpaku pada layar ponsel.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Sheeran memintanya menyumbangkan USD 2 juta untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
ShowBiz
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
Lagu ini mengangkat cerita tentang seseorang yang akhirnya berhasil meraih banyak hal yang selama ini ia perjuangkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Whisnu Santika dan Tiara Andini Merayakan Kesunyian dalam 'Sumpah Percuma'
Bagikan