Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mantan Wakalpolri: 'Cari Pengkhianat Anggota Polri'

Ana Amalia - Sabtu, 17 Januari 2015

MerahPutih Nasional - Mantan Wakapolri, purn Komisaris Jenderal Polisi, Oegroseno menegaskan Polri tak bisa membiarkan para pengkhianat yang berada di intitusi Polri terkait penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK. Menurut Oegroseno, siapapun yang berkhianat di tubuh Polri harus dicari.

"Indikasi itu yang masih saya cari-cari siapa berkhianat," kata Oegroseno saat menjadi pembicara disksusi di Restoran Gado-Gado Baplo, Jl. Gereja Theresia No. 41, Menteng - Jakarta Pusat, Sabtu (17/1).

Menurutnya, jangan sampai ada anggota Polri yang berkhianat seperti zaman Orde Baru berkuasa di bawah kekuasaan almarhum Presiden Soekarno. Sudah banyak PKI yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan saat itu. Maka dari itu, kata Pencarian anggota Polri yang berkhianat sangat diperlukan demi menjaga stabilitas di tubuh institusi Polri.

"Jangan sampai seperti zaman PKI. Di cap ini, dicap ini terus dibunuh. Nanti organisasi ini goyang," katanya.

BACA JUGA: Eksekusi Mati 6 Terpidana Narkotika, Polda Jateng Kerahkan 6 Regu Brimob

Oleh karena itu, Oegroseno mengaku masih tetap ikut menjaga integritas Polri meski dirinya sudah pensiun. Sebaliknya, Oegroseno tak punya hak menjaga integritas semua anggota polri meski hubungan kedekatan emosional dan komunikasi dengan para kadernya tetap masih dijalankan.

"Jadi kalau saya berkata seperti ini saya tatap menjaga integritas institusi Polri. Saya sudah bilng begitu saya pensiun kepad para senior," katanya.

Agar integritas Polri tetap stabil, Oegroseno mengusulkan agar para purn Polri diberi peran untuk memberikan masukan ketika ada masalah di intitusi Polri. Bagi dia, apa yang selama ini diterapkan oleh TNI AD harus dicontoh karena ketika TNI adalah masalah mereka (para pensiunan TNI) tetap dapat ikut menjaga integritasnya.

"Nah kita harus beri masukan. Kita harus belajar pada TNI AD. Begitu ada situasi memanas kumpul dia di Mabes AD, Cilangkap. Disampaikan, informasi dibuka, bukan maksudnya membala sini membela sana, enggak ada. Coba seperti situasi seperti sekarang, kumpulkan. Kalau dikumpulkan positif, itu lebih bagus," katanya. (Hur)

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

Baca Artikel Asli