MerahPutih.com - Kubu Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menuding hasil hitung cepat alias quick count yang memenangkan pasangan Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum dalam Pilkada Jawa Barat (Jabar) tidak akurat
"Saya melihat beberapa lembaga survei terjadi beberapa kesalahan dalam Pilgub Jabar," kata Wakil Ketua Tim Sukses Asyik Imam Budi Hartono di Depok, Kamis (28/6).
Imam merujuk dari data elektabilitas yang dikeluarkan jauh dari hasil real count. "Kita bayangkan Asyik dikatakan hanya memperoleh 7 persen atau paling besar 12 persen tapi ternyata 30 persen, Rindu (Ridwan Kami-UU Ruzhanul Ulum) dan 2DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) di 40-an persen, jauh sekali hanya di 30-an persen," tutur dia.
"Mereka seharusnya bisa mempertanggungjawabkan metode ilmiah yang dikatakan hasil elektabilitas tak akan jauh dari hasil pilkada," imbuh anggota DPRD Jabar itu
Politikus PKS itu juga mempertanyakan tentang real count yang mengklaim margin of error hingga 1 persen. Imam beralasan ketika timnya menghitung secara metologi dengan jumlah TPS Jabar 74.954 dan sampel 400 TPS margin of error-nya adalah 5 persen.
"Saya lihat dari hasil real count di Kota Depok yang kami dapat, Asyik perolehan suaranya luar biasa di atas 51 persen untuk Kecamatan Sawangan. Sepertinya tak akan jauh dari 10 kecamatan lainnya di Kota Depok," ujar dia, dikutip dari Antara.
Imam masih yakin pasangan Asyik menjadi pemenang di Pilgub Jabar. Untuk itu, tim Asyik akan terus mengawal semua hasil penghitungan se-Jabar agar tidak ada kecurangan. "Kita tunggu hasil resmi tim Asyik dan KPU Jabar," tandas dia.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil hitung cepat LSI Denny JA hingga pukul 14.51 WIB, pasangan Ridwan Kamil-Uu unggul tipis di atas Pasangan Asyik dengan memperoleh 31,56 persen suara.
Sementara itu pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh suara 28,24 persen, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memperoleh 27,11 persen, dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan dengan 13,09 persen suara.
Dalam data hitung cepat LSI Denny JA untuk Pilkada Jawa Barat hingga pukul 14.51 WIB, persentase data yang diterima sebesar 69,33 persen dengan "vote turnout" 64,64 persen dan "margin of error" satu persen.
Sementara itu, Ridwan Kamil masih melarang pendukungnya menggelar pawai kemenangan sampai ada keputusan KPU. Namun, dia meyakini hasil hitung cepat yang memenangkan dirinya tidak bakal berubah.
"Jika angka (suara masuk hitung cepat) sudah 80 persen sudah masuk, hampir tidak ada perubahan yang berarti. Pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu) menang," kata Ridwan, kemarin. (*)