KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Rumah Setnov
Kamis, 16 November 2017 -
MerahPutih.com - Berbekal surat perintah penangkapan, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kediaman Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta, untuk menjemput paksa Setnov pada Rabu (15/11) malam.
Tim penyidik lembaga antirasuah yang dipimpin Ambarita Damanik menggeledah sejumlah ruangan yang ada di rumah Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut.
"Dilakukan penggeledahan di banyak tempat. Ruang tempat tidur, ada garasi, semuanya di geledah," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/11).
Menurut Agus, ia memantau langsung kegiatan penyidik selama berada di rumah Setnov yang berlangsung sejak semalam hingga Kamis dini hari tadi. Pasalnya, penggeledahan tersebut bisa dipantau langsung dari markas KPK.
"Jalannya geledah pimpinan memonitor karena itu bisa ditampilkan secara live di ruangan KPK," tegasnya.
Meski demikian, Agus mengaku pihaknya belum mengetahui apa saja yang dibawa dari rumah Setnov. Sebab, pihaknya baru akan melihat barang-barang yang berhasil dibawa penyidik dari kediaman tersangka e-KTP ini.
"Hasil geledahannya perlu saya lihat, ini karena saya tidak sempat yang di berita acarakan di sana itu apa aja," katanya.
Diketahui, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) urung membawa Ketua DPR Setya Novanto dari kediamannya di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) dini hari. Setelah selama lima jam berada di rumah politisi Golkar itu, rombongan penyidik yang mengendarai 12 mobil meninggalkan lokasi tanpa Setnov.
Tim penyidik KPK yang dipimpin Ambarita Damanik keluar dari rumah mewah berlantai tiga itu dengan membawa tiga buah koper. Adapun 12 mobil yang membawa penyidik KPK meninggalkan rumah Setnov sekitar pukul 2.54 WIB dini hari.
Sedianya penyidik KPK akan menjemput paksa Setnov setelah 11 kali mangkir dari panggilan. Namun, penyidik KPK tidak mendapati Setnov di rumahnya. Penyidik hanya menemukan pengacara Setnov Fredrich Yunadi, keluarga Setnov dan beberapa pengawal. (Pon)
Baca berita terkait Setnov lainnya di: Meski Setnov Tersangka, Ical Klaim Golkar Tetap Solid