NerahPutih.Com = Bakal calon presiden Prabowo Subianto tiba-tiba diserbu puluhan anak sekolah dasar (SD) usai berkunjung ke kediaman keluarga mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid atau Gus Dur, di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.
Penyerbuan itu bukan untuk menghalangi Prabowo maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2019 mendatang, melainkan hanya meminta untuk bersalaman dan menyapa dari dekat.
"Pak salim pak, salim pak," pinta puluhan anak SD sambil berebut menarik tangan Prabowo, di area sekitar kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (13/9) sore.
Melihat ramainya anak-anak SD tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra itu tak sungkan menyalami anak-anak tersebut sambil mencium kepalanya. Ia berdoa agar anak-anak bangsa menjadi anak yang cerdas dan berguna bagi bangsa dan negara.
"Wah hebat anak anak ini, jadi yang pintar ya nak," ungkap Prabowo sambil mencium kepala sang bocah.
Prabowo menilai, bahwa budaya salim atau sungkem kepada orang yang lebih tua adalah tradisi yang harus terus dijaga dan dipelihara oleh seluruh anak bangsa. Sebab, budaya saling menghormati dan menghargai dapat menyatukan serta membesarkan bangsa Indonesia itu sendiri.
"Budaya sungkem, budaya salim itu adalah budaya yang harus kita tanamkan kepada seluruh generasi penerus bangsa sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua, orang yang kita sayangi," tuturnya.
Seperti diketahui, siang tadi Prabowo beserta rombongan berkunjung ke kediaman keluarga mendiang Gus Dur. Disana, Prabowo disambut oleh putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau yang akrab disapa Yenny Wahid dan isteri mendiang Gus Dur, Sinta Nuriyah.
Sebelum meninggalkan rumah Gus Dur, Prabowo diberikan cendera mata berupa dua buah buku yang salah satunya merupakan biografi Gus Dur. Buku tersebut diberikan langsung oleh Sinta Nuriyah dengan didampingi anaknya, Yenny Wahid.(Pon)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Prabowo Kunjungi Keluarga Gus Dur, Nasdem: NU Solid Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin