MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.
Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 23.304 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.375 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.182 positif dan 15.193 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 9.361 orang dites, dengan hasil 149 positif dan 9.212 negatif.
"Total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 527.233 per sejuta penduduk," terangnya, Minggu (15/8).
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 88 kasus. Sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.656 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 840.442 kasus.
Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 817.764 dengan tingkat kesembuhan 97,3 persen. Dan total 13.022 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,1 persen.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,7 persen sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,0 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung.
Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 9.017.051 orang (100,8 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 65.358 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 4.260.251 orang (47,6 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 78.933 orang.
Perlu diketahui, terdapat penyesuaian data target vaksinasi di DKI Jakarta yang totalnya menjadi 8.941.211 orang. Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan.
Begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya, seperti pelanggaran di restoran/rumah makan, serta pelanggaran perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri.
Sanksi yang diberlakukan berupa kerja sosial, denda, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha. (Knu)
Baca Juga
BOR Pasien COVID-19 di DKI 33 Persen, Anies Yakin Jakarta Sangat Baik