Imbas Insiden Keracunan MBG, 10 SPPG Dihentikan Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - SEPULUH unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dijatuhi saksi penghentian sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah insiden keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal 2026. Langkah tersebut diputuskan sebagai tindakan tegas untuk menjaga mutu layanan dan keselamatan penerima manfaat.

Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut dapur MBG yang terbukti melanggar standar tidak diperkenankan untuk melanjutkan operasional sebelum melakukan perbaikan menyeluruh.

"Kami hentikan operasionalnya. Bahkan kalau ditemukan pelanggaran yang fatal, penghentiannya bisa lebih lama dan insentif tidak kami berikan sampai mereka memperbaiki diri," kata Dadan, dikutip Rabu (21/1).

Namun, sayangnya Dadan tak membeberkan secara gamblang seluruh lokasi SPPG tersebut. Namun, ia menyebut salah satu kejadian berlangsung di wilayah Mojokerto, Jawa Timur. Ia menyesalkan masih terjadinya kasus keracunan dalam program MBG, mengingat lembaga tersebut sebelumnya menargetkan tidak ada lagi insiden serupa pada 2026.

Baca juga:

Kenyang Belum Seberapa, Plafon Sudah Menyapa: Siswa SD Ketiban Langit-Langit Saat Santap MBG


Dadan menegaskan hasil evaluasi internal menunjukkan insiden keracunan umumnya disebabkan pelanggaran prosedur standar operasional (SOP) di tingkat SPPG. Salah satu faktor yang disoroti yakni ketidaksesuaian bahan baku dengan standar yang telah ditetapkan.

Kendati begitu, ia mengklaim tren kejadian keracunan menunjukkan penurunan signifikan sejak akhir 2025. BGN mencatat puncak insiden keracunan terjadi pada Oktober 2025 dengan 85 kasus.

Angka tersebut menurun menjadi 40 kejadian pada November 2025, 12 kejadian pada Desember 2025, dan kembali menurun menjadi 10 kejadian pada Januari 2026.(Asp)




Baca juga:

Video Makanan MBG Dibagikan Pakai Plastik Viral, Ini Penjelasan Resmi SPPG

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan