[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai

Foto : Dok Turn Back Hoaks (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Insiden keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi beberapa waktu lalu menuai perdebatan di media sosial.

Kali ini, beredar informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta agar program ini dihentikan. Lalu, Purbaya dikabarkan meminta agar program ini diganti dengan bantuan tunai saja.

Informasi ini diunggah Facebook 'Ahmad Sarbini'.

NARASI:

Banyak Anak yang Keracunan, Purbaya Minta MBG Diuangkan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan paling ambisius pemerintah. Namun, di tengah pelaksanaannya, muncul usulan menarik dari Purbaya Yudhi Sadewa yang meminta Presiden mempertimbangkan agar bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk makanan, melainkan uang tunai.

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) sebelumnya telah mengulas informasi serupa dengan judul '[SALAH] Menkeu Purbaya Usul MBG Diuangkan' tayang Selasa, (2/12).

Kementerian Keuangan membantah keras kabar yang beredar di media sosial yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis diganti dengan pemberian uang tunai. Informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, setelah muncul video viral yang memuat klaim keliru tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada konten menyesatkan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kemenkeu.

Baca juga:

Video Makanan MBG Dibagikan Pakai Plastik Viral, Ini Penjelasan Resmi SPPG

[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Tarik Rp 71 Triliun dari Program MBG, Mau Dialihkan ke Beras Gratis

Hingga saat ini, program MBG masih tetap dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah belum melakukan perubahan kebijakan terkait program tersebut, dan pelaksanaannya berjalan seperti biasa.

Terkait peristiwa keracunan tersebut, DPR melalui laman resmi dpr.go.id, menegaskan akan mengoptimalkan fungsi pengawasan untuk mendorong evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan program MBG agar tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para penerima.

KESIMPULAN

Kemenkeu telah membantah informasi tersebut, program MBG masih berjalan seperti biasa di bawah BGN, dan DPR memastikan akan terus mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaannya.

Informasi dengan klaim “akibat banyak yang keracunan, Purbaya usul MBG disalurkan dalam bentuk uang tunai” merupakan konten palsu. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Makan Bergizi Gratis #Purbaya Yudhi Sadewa #Badan Gizi Nasional #Bansos Tunai
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Respons Usulan Komnas HAM soal MBG, Revisi Perpres Diminta Jangan Terburu-buru
Komisi XIII DPR menyoroti usulan Komnas HAM yang meminta adanya revisi Perpres. Hal itu harus disikapi secara objektif dan tidak terburu-buru.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Respons Usulan Komnas HAM soal MBG, Revisi Perpres Diminta Jangan Terburu-buru
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Program MBG Dihentikan Karena Dana Operasional?
BGN dikabarkan mengentikan sementara program MBG, karena dana operasional tak cukup. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Program MBG Dihentikan Karena Dana Operasional?
Indonesia
Gibran Dorong Program MBG Masuk Asmat, Usulkan Libatkan Gereja dan Keuskupan
Wapres Gibran Rakabuming meminta Program Makan Bergizi Gratis menjangkau Asmat, Papua Selatan. Ia mengusulkan keterlibatan gereja dan keuskupan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Gibran Dorong Program MBG Masuk Asmat, Usulkan Libatkan Gereja dan Keuskupan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Tengah viral di media sosial soal informasi yang menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak bersalaman dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tidak Mau Bersalaman dengan Prabowo
Indonesia
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Yahya menyatakan aset bernilai ekonomis hasil pembiayaan uang rakyat harus mendatangkan manfaat optimal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Indonesia
Usut Korupsi MGB, KPK Tegaskan Tidak Lakukan Duplikasi Kasus Dengan Kejagung
Pada 8 Juni 2026, KPK mengungkapkan sempat melakukan penyelidikan dugaan korupsi terkait MBG di BGN pada saat Kejagung mengumumkan penahanan mantan pimpinan BGN.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Usut Korupsi MGB, KPK Tegaskan Tidak Lakukan Duplikasi Kasus Dengan Kejagung
Indonesia
KPK Hormati Langkah Kejagung Usut Dugaan Korupsi MBG, Pilih Kawal dari Sisi Pencegahan
KPK menghormati langkah Kejagung dalam mengusut dugaan korupsi MBG. KPK memilih mengawal dari sisi pencegahan.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Hormati Langkah Kejagung Usut Dugaan Korupsi MBG, Pilih Kawal dari Sisi Pencegahan
Indonesia
BGN Mulai Ubah Data Penerima MBG, Fokus Kualitas Ketimbang Kuantitas
Penguatan data menjadi prioritas BGN untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar menjangkau kelompok yang membutuhkan intervensi gizi dari pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
BGN Mulai Ubah Data Penerima MBG, Fokus Kualitas Ketimbang Kuantitas
Bagikan