Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Harga BBM Turun, Harga Sayur Mayur Tetap Stabil

Adinda Nurrizki - Jumat, 02 Januari 2015

MerahPutih Nasional- Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seharusnya memperngaruhi kondisi harga jual pasar di Indonesia. Hal itu dikarenakan ongkos transportasi yang menggunakan BBM berkurang.

Namun, hal itu berbanding terbalik dengan kondisi jual beli pada Pasar Tradisional Besar yang berada di Jakarta. Seperti di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat. Kebutuhan bahan pokok masyarakat yang dikonsumsi setiap hari, seperti Sayur Mayur, harganya tetap stabil walaupun harga BBM sudah diturunkan pemerintah.

Mulyani (40) penjual Sayur Mayur di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, menuturkan bahwa turunnya harga BBM tidak membuat harga sayur di pasaran ikut turun.

"Sampai saat ini, tidak ada perubahan harga sayur mayur di pasaran, karena bahan-bahan yang kami beli itu sebelum tahun baru dan BBM turun", ungkapnya saat ditemui di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (2/1/15).

Seperti harga sayur-mayur yang terdapat di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, harga cabai rawit, sampai saat ini masih sekitar Rp 90.000 per-Kg, cabai merah Rp 100.000 per-Kg, dan tomat Rp 16.000 per-Kg.

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan misalnya, harga sayur-mayur hampir sama dengan harga di Pasar Tradisional Kebayoran Lama.

Sri (45) penjual Sayur Mayur di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada penurunan harga sayur-mayur.

"Harga sayur-mayur tidak turun saat ini, sebab sayuran yang saya beli itu waktu BBM belum diturunkan dan Tahun Baru," jelasnya saat ditemui di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Jumat, (2/1/15).

Diketahui, harga cabai rawit berkisar Rp 87.000 per-Kg, cabai merah, Rp. 96.000 per-Kg, dan tomat Rp 14.000. (mar)

Baca Artikel Asli