Harga BBM Turun, Harga Sayur Mayur Tetap Stabil

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Jumat, 02 Januari 2015
Harga BBM Turun, Harga Sayur Mayur Tetap Stabil

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seharusnya memperngaruhi kondisi harga jual pasar di Indonesia. Hal itu dikarenakan ongkos transportasi yang menggunakan BBM berkurang.

Namun, hal itu berbanding terbalik dengan kondisi jual beli pada Pasar Tradisional Besar yang berada di Jakarta. Seperti di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat. Kebutuhan bahan pokok masyarakat yang dikonsumsi setiap hari, seperti Sayur Mayur, harganya tetap stabil walaupun harga BBM sudah diturunkan pemerintah.

Mulyani (40) penjual Sayur Mayur di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, menuturkan bahwa turunnya harga BBM tidak membuat harga sayur di pasaran ikut turun.

"Sampai saat ini, tidak ada perubahan harga sayur mayur di pasaran, karena bahan-bahan yang kami beli itu sebelum tahun baru dan BBM turun", ungkapnya saat ditemui di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (2/1/15).

Seperti harga sayur-mayur yang terdapat di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, harga cabai rawit, sampai saat ini masih sekitar Rp 90.000 per-Kg, cabai merah Rp 100.000 per-Kg, dan tomat Rp 16.000 per-Kg.

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Pasar Tradisional Palmerah, Jakarta Barat, di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan misalnya, harga sayur-mayur hampir sama dengan harga di Pasar Tradisional Kebayoran Lama.

Sri (45) penjual Sayur Mayur di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada penurunan harga sayur-mayur.

"Harga sayur-mayur tidak turun saat ini, sebab sayuran yang saya beli itu waktu BBM belum diturunkan dan Tahun Baru," jelasnya saat ditemui di Pasar Tradisional Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Jumat, (2/1/15).

Diketahui, harga cabai rawit berkisar Rp 87.000 per-Kg, cabai merah, Rp. 96.000 per-Kg, dan tomat Rp 14.000. (mar)

#BBM Bersubsidi #Harga BBM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Harga BBM bersubsidi ditentukan berdasarkan kebijakan pemerintah karena melibatkan anggaran subsidi, sedangkan BBM nonsubsidi mengikuti dinamika pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Indonesia
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim minta pemerintah transparan soal harga BBM pasca MoU AS–Iran. Dorong kemandirian energi nasional agar Indonesia tak rentan gejolak global.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Indonesia
Pertamax Naik, Pemerintah Didesak Kucurkan Program Bantuan Sosial Tunai
Pemerintah harus segera menyiapkan bantuan langsung tunai sebagai bantalan ekonomi bagi kelompok rentan, kelas menengah bawah, serta masyarakat yang paling terdampak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Naik, Pemerintah Didesak Kucurkan Program Bantuan Sosial Tunai
Indonesia
Harga Pertamax 92 Naik, Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Selisih harga semakin lebar antara Pertamax dan Pertalite berpotensi mengubah perilaku konsumen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax 92 Naik, Bisa Bikin Warga Beralih ke Pertalite
Indonesia
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
YLKI menyoroti harga BBM naik mendadak. Pemerintah dan Pertamina pun diminta untuk mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Kenaikan harga Pertamax bisa memicu masyarakat pindah ke Pertalite. DPR pun meminta pemerintah menyiapkan skenario darurat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Bagikan