Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Hadiri Panen Raya, Mentan: Sudah Tiga Tahun Kita Tidak Impor Beras

Zaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 24 November 2017

MerahPutih.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan sejak tiga tahun terakhir pemerintah Indonesia tidak lagi mengimpor beras. Hal ini dikatakannya saat menghadiri panen raya padi di Kecamatan Sukra Kabupaten Indrmayu, Jawa Barat, Kamis (23/11).

"Alhamdulillah ini tahun kedua, masuk tahun ketiga kita tidak ada impor (beras)," kata Amran di Indramayu, Kamis (23/11).

Amran mengklaim dengan metode baru, yakni tanam padi 1 juta hektar pada bulan kemarau Indonesia bisa surplus beras.

"Bulan Juli-Agustus kita tanam 1 juta hektar, itu mutlak. Kalau kita tanam 1 juta hektar itu menghasilkan pada 6 juta ton dibagi dua jadi 3 juta ton," sebutnya.

Sementara konsumsi beras nasional pertahun sebesar 2,6 juta ton. "Kita surplus (beras) 400 ribu ton," kata Amran.

Menurut Amran, dengan metode tanam padi 1 juta hektar pada musim kering, maka akan mencegah dari terjadi paceklik.

"Biasanya bulan-bulan ini kita paceklik tapi alhamdulillah hari ini kita panen," imbuhnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Jenderal (Purn) Moeldoko dan Gubernur Aher hadir di Indramayu untuk melakukan panen raya padi.

Dalam acara ini, Amran mengapresiasi panen raya tersebut. Terlebih daerah Jawa Barat yang selalu menjadi motor Indonesia dalam memproduksi hasil pertanian.

"Permintaan negara-negara sahabat sekarang ini banyak. Dan untuk yang pertama kali ekspor beras organik adalah Jawa Barat, sebagai pengekspor pertama ke Belgia," kata Amran. (*)

Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, kontributor Merahputih.com di Cirebon dan sekitarnya. Simak juga ulasan artikel lain di: Rumus Baru Menteri Pertanian Pastikan Stok Beras Aman Sampai Mei 2018

Baca Artikel Asli