Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman (baju batik). Foto: MP/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah menyiapkan program pengembangan perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare sebagai bagian dari percepatan hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan nasional.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah saat ini tengah mempercepat hilirisasi sejumlah komoditas perkebunan strategis, mulai dari kakao, kopi, kelapa, hingga tebu.

Program tersebut dijalankan bersama BUMN sektor pangan dan direncanakan berlangsung hingga 2027.

"Kami bersama teman-teman semua, bersama BUMN pangan, kita melakukan akselerasi. Akselerasi hilirisasi dan tanam. Tanam kakao, kopi, kelapa, dan tebu," ujar Amran usai menghadiri rapat bersama Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (18/6).

Baca juga:

Industri Perkebunan Terapkan Kesetaraan Gender, Buka Peluang bagi Perempuan Pekerja

Lahan 870 Ribu Hektare untuk Petani di Seluruh Indonesia

Amran menjelaskan, total lahan yang disiapkan untuk program perkebunan rakyat mencapai 870 ribu hektare dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut juga mencakup seluruh kabupaten di Papua sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan.

"Total luasan untuk petani itu adalah 870 ribu hektare, termasuk tanah Papua, seluruh kabupaten di Papua," katanya.

Menurut Amran, pemerintah menargetkan lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat pasokan bahan baku industri hilir.

Selain menyiapkan lahan perkebunan, pemerintah juga terus menyalurkan berbagai bantuan kepada petani guna mendukung peningkatan produksi pangan dan perkebunan.

Bantuan tersebut mencakup penyediaan alat dan mesin pertanian seperti traktor, pembangunan dan perluasan lahan sawah, hingga program cetak sawah baru yang diusulkan sejumlah pemerintah daerah, termasuk Papua Barat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di berbagai wilayah.

Baca juga:

Lahan Terbakar Sudah Melebihi Tahun Lalu, Capai 81 Ribu Hektar Akibat El Nino

Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat pembangunan industri hilirisasi perkebunan guna meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

Untuk komoditas kelapa, misalnya, pabrik pengolahan telah dibangun di Maluku Utara dan ditargetkan bertambah pada tahun ini. Fasilitas serupa juga tengah dikembangkan di Morowali serta Indragiri Hilir.

"Selanjutnya hilirisasi kita kejar. Hilirisasi kelapa, pabriknya sudah terbangun di Maluku Utara satu, Insyaallah tahun ini mudah-mudahan selesai dua, kemudian di Morowali satu, dan Indragiri Hilir," jelas Amran.

Antisipasi El Nino dan Buka Lapangan Kerja Baru

Amran mengungkapkan, Presiden Prabowo memberikan arahan agar program hilirisasi terus dipercepat sembari mengantisipasi berbagai tantangan sektor pertanian, termasuk potensi dampak cuaca ekstrem.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah fenomena El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi produksi pertanian nasional.

Lebih lanjut, Amran menegaskan program perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare tersebut akan diberikan kepada petani dalam bentuk hibah.

Pemerintah berharap program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menciptakan peluang kerja baru di sektor pertanian dan perkebunan.

Insyaallah perkebunan, sektor perkebunan yang tadi 870 ribu hektare itu untuk rakyat seluruh Indonesia, untuk petani kita. Itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

(Asp)

#Perkebunan Rakyat #Menteri Pertanian #Andi Amran Sulaiman
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Pemerintah mempercepat program perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare untuk mendukung hilirisasi kakao, kopi, kelapa, dan tebu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Lindungi Peternak Ayam Ras, Mentan Tetapkan Harga Beli Telur Paling Murah Rp 26.500 per Kg
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menetapkan harga acuan pembelian telur ayam ras Rp26.500/kg
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Lindungi Peternak Ayam Ras, Mentan Tetapkan Harga Beli Telur Paling Murah Rp 26.500 per Kg
Indonesia
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Pemerintah mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan disiapkan untuk mendukung swasembada pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Indonesia
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Mengindikasikan adanya praktik yang perlu ditelusuri lebih lanjut karena harga TBS justru turun ketika berbagai indikator pasar menunjukkan tren yang positif.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Indonesia
Hadapi El Nino, Mentan Minta Importir Tahan Kenaikan Harga Pangan
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, bahwa harga pangan kemungkinan tak naik di tengah potensi dampak El Nino.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Hadapi El Nino, Mentan Minta Importir Tahan Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Stok Pangan Indonesia Diprediksi Surplus Jelang El Nino ‘Godzilla’, Jagung hingga Daging Ayam Aman
Bapanas proyeksikan pangan RI surplus hingga Mei 2026. Jagung, gula, telur, dan daging ayam melimpah, harga tetap stabil di tengah ancaman El Nino.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Stok Pangan Indonesia Diprediksi Surplus Jelang El Nino ‘Godzilla’, Jagung hingga Daging Ayam Aman
Indonesia
Pemerintah Ngaku sudah Berpengalaman Hadapi El Nino Godzilla
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, situasi saat ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan pada 2015.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Pemerintah Ngaku sudah Berpengalaman Hadapi El Nino Godzilla
Indonesia
Kekeringan Ekstrem El Nino Godzilla, Menteri Amran Klaim Stok Pangan RI Aman hingga 11 Bulan
Hal itu akan membuat Indonesia tahan terhadap dampak kekeringan ekstrem yang disebut sebagai El Nino 'Godzilla'.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kekeringan Ekstrem El Nino Godzilla, Menteri Amran Klaim Stok Pangan RI Aman hingga 11 Bulan
Indonesia
Produksi Jagung Meningkat, Kementan Klaim Impor Pakan Turun Hingga Nol
Impor jagung untuk kebutuhan industri pangan juga menunjukkan penurunan signifikan. Jika sebelumnya mencapai sekitar 1,4 juta ton, kini turun menjadi sekitar 800 ribu ton.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Produksi Jagung Meningkat, Kementan Klaim Impor Pakan Turun Hingga Nol
Indonesia
Mentan Minta Menteri Purbaya Tambah Anggaran Bulog Buat Bikin Gudang Beras
Hal tersebut sangat penting mengingat kemungkinan cadangan beras Indonesia dapat mencapai 6 juta ton dalam tiga bulan ke depan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
Mentan Minta Menteri Purbaya Tambah Anggaran Bulog Buat Bikin Gudang Beras
Bagikan