Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemerintah Ngaku sudah Berpengalaman Hadapi El Nino Godzilla

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Pemerintah Ngaku sudah Berpengalaman Hadapi El Nino Godzilla

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman (baju batik). Foto: MP/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MUSIM kemarau ekstrem dampak El Nino Godzilla tak membuat pemerintah takut. Pemerintah mengklaim sudah berpengalaman menghadapi El Nino Godzilla ini. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, situasi saat ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan pada 2015.

“Katanya kering enam bulan, oke. Namun, sepertinya masih lebih tinggi El Nino yang dulu, (tahun) 2015. Kami sudah pengalaman mengelola El Nino bersama teman-teman, (tahun) 2015, 2023, 2024," kata Amran kepada wartawan, Senin (6/5).

Dia menyatakan, dengan prediksi kemarau panjang selama enam bulan, pemerintah memproyeksikan stok pangan dalam negeri aman hingga 11 bulan mendatang. Perhitungan ketahanan stok pangan ini didasarkan pada gabungan ketersediaan beras nasional saat ini, baik yang ada di gudang Bulog, sektor swasta, maupun potensi panen yang sedang dan akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.

"Sebelas bulan mendatang ini aman. Stoknya untuk rakyat Indonesia aman, sedangkan kekeringan hanya enam bulan. Berarti aman, pangan aman," ucap Amran.

Menurutnya, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 4,5 juta ton. Dalam 20 hari mendatang, jumlah tersebut diprediksi akan bertambah menjadi 5 juta ton.

Baca juga:

Bantah Rumor Kelangkaan, Pramono Anung Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Akhir Oktober



Selain itu, terdapat pula stok beras swasta di sektor perhotelan, restoran, dan kafe (horeka) yang saat ini mencapai 12,5 juta ton. Kemudian, ada juga tambahan stok dari hasil panen tanaman yang sudah ada (standing crop) dengan potensi sebesar 11 juta ton.

Kemudian, melalui berbagai kebijakan seperti program pemompaan untuk mengantisipasi penurunan produksi akibat cuaca panas mulai April 2026, Amran memperkirakan akan ada tambahan panen hingga 2 juta ton per bulan sehingga akan ada tambahan stok beras sebesar 12 juta ton. Dengan demikian, ia memproyeksikan stok beras sangat aman, bahkan hingga lebih dari 11 bulan atau sampai puncak panen 2027.

"Berarti bisa sampai Maret, panen puncak tahun depan, aman. Bahkan bisa overlap sampai April 2027," tegasnya.

Bertalian dengan itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga menyatakan terus memperkuat stok cadangan pangan pemerintah (CPP) menghadapi El Nino Godzilla.

Menurut data Bapanas per 2 April 2026, stok CPP beras sebesar 4,4 juta ton, jagung pakan 168 ribu ton, gula pasir 49 ribu ton, dan minyak goreng 121 ribu kiloliter. Sementara itu, daging sapi 8 ribu ton, daging kerbau 3 ribu ton, daging ayam 39 ton, dan telur ayam 17 ton.(Asp)


Baca juga:

Produksi Jagung Meningkat, Kementan Klaim Impor Pakan Turun Hingga Nol

#Menteri Pertanian #Amran Sulaiman #Fenomena El Nino
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Dorong Penguatan Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino
Sistem peringatan dini pertanian (SIPERDITAN) harus diperkuat agar tidak mengganggu target produksi pangan nasional. 

Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
DPR Dorong Penguatan Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino
Indonesia
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Besarnya potensi Kopi Gayo tidak hanya tercermin dari kualitasnya, tetapi juga dari pengakuan pasar internasional terhadap komoditas unggulan asal Aceh
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Lifestyle
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
BMKG menyebut hampir separuh wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Curah hujan diperkirakan terus menurun hingga puncak kemarau Agustus-September 2026, waspadai karhutla dan krisis air
ImanK - Senin, 13 Juli 2026
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
Indonesia
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meminta mitigasi El Nino dilakukan secara cepat dan terintegrasi guna menjaga produktivitas pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus
Puncak musim kemarau sebagian besar terjadi pada Agustus mendatang, meliputi 369 ZOM atau mencakup 48,84 persen luas daratan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus
Indonesia
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta pemerintah segera melakukan mitigasi darurat menghadapi El Nino yang berpeluang mencapai 98 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Indonesia
Mentan Lapor ke Presiden Prabowo Harga Sawit Petani sudah Kembali Normal
Pemerintah sangat memperhatikan perkembangan harga TBS di tingkat petani karena tidak ingin petani sawit merugi ketika harga CPO dunia meningkat.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mentan Lapor ke Presiden Prabowo Harga Sawit Petani sudah Kembali Normal
Indonesia
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027. Indonesia kini menjadi produsen beras terbesar keempat dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
Indonesia
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Pemerintah mempercepat program perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare untuk mendukung hilirisasi kakao, kopi, kelapa, dan tebu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Lahan Terbakar Sudah Melebihi Tahun Lalu, Capai 81 Ribu Hektar Akibat El Nino
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan pemerintah tengah bersiap menghadapi ancaman karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Lahan Terbakar Sudah Melebihi Tahun Lalu, Capai 81 Ribu Hektar Akibat El Nino
Bagikan