Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Jumat, 09 Januari 2026 -
MERAHPUTIH.COM - POLEMIK pemilihan kepala daerah dikembalikan ke DPRD terus berkembang. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mendorong desain pemilihan kepala daerah lewat DPRD yang tetap menekankan partisipasi masyarakat. Ia mengatakan Partai Golkar baru akan menyetujui pemilihan kepala daerah lewat DPRD jika partisipasi publik tetap berjalan maksimal.
"Golkar akan setuju dengan model pilkada melalui DPRD hanya apabila partisipasi publik tetap berjalan secara maksimal," tutur Sarmuji kepada wartawan di Jakarta, dikutip Jumat (9/1).
Di samping itu, ia menjelaskan pemilihan kepala daerah lewat DPRD yang diusulkan kali ini berbeda dengan sistem yang berjalan pada masa Orde Baru. Ia menyebut pilkada masa Orde Baru sangatlah minim partisipasi publik. Namun, dalam usul kali ini, partisipasi publik tetap harus dimaksimalkan dalam pelaksanaannya nanti.
Baca juga:
MPR Berikan Sinyal Setujui Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD
"Jadi ini sama sekali berbeda dengan pilkada zaman Orde Baru yang partisipasi publiknya hampir nihil," kata Sarmuji.
Jika di masa depan terjadi perubahan desain pilkada dari pemilihan langsung menjadi melalui DPRD, mekanisme tersebut tidak bisa disamakan dengan model pilkada tidak langsung pada masa lalu. "Jadi kalaupun itu nanti ada perubahan desain, misalkan melalui DPRD, itu sama sekali bukan pilkada melalui DPRD seperti pilkada zaman dulu," ujar Sarmuji.(knu)
Baca juga:
Mendagri: Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPR Tidak Langgar UUD