MERAHPUTIH.COM - SEKJEN Partai Golkar Sarmuji mengaku marah atas kematian Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, akibat penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun. Sarmuji mengatakan pihaknya telah memastikan kabar tersebut setelah mengecek ke jajaran Golkar di daerah serta keluarga korban.
“Kami sangat berduka, sedih, dan marah atas peristiwa ini,” kata Sarmuji dalam keterangannya, Senin (20/4).
Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut. “Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut,” tegasnya.
Sarmuji mengingatkan kader Golkar agar tidak terpancing emosi menyikapi kejadian ini. Ia meminta semua pihak tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada polisi. “Kepada kader, tetap waspada, tapi jangan terpancing situasi,” ujarnya.
Baca juga:
Peristiwa ini terjadi saat Nus Kei tiba di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4) sekitar pukul 11.10 WIT. Ia baru mendarat dari Bandara Internasional Pattimura. Saat hendak keluar bandara untuk menemui keluarga, korban tiba-tiba ditikam orang tak dikenal. Pelaku disebut seorang pria mengenakan jaket merah dan masker.
Kakak korban, Antonius Rumatora, sempat menjatuhkan pelaku. Namun, pelaku melawan dan berhasil kabur.
Korban sempat berlari masuk ke area bandara, tetapi kemudian terjatuh. Petugas bandara memberikan pertolongan awal sebelum korban dilarikan ke rumah sakit.
Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit akibat pendarahan hebat dan luka serius di bagian vital.(Pon)