Dengar TNI Bakal Tangkap Pengungsi Rohingya Ilegal, Begini Reaksi DPR
Jumat, 08 September 2017 -
MerahPutih.com - Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis bereaksi keras mendengar pernyataan bahwa TNI yang akan menangkap Pengungsi Rohingya jika masuk ke Indonesia secara ilegal.
Justru, menurut dia, dari segi kemanusiaan pengungsi Rohingya harus dibantu, bukan sebaliknya.
“Mereka (Rohingya) pengungsi kemanusian, masa ya ditangkap. Secara Kemanusian gak boleh, justru harus dibantu," tegasnya kepada merahputih.com, Jumat (8/9).
Dia pun akan menolak keras jika benar TNI akan melakukan penangkapan tersebut. "Saya gak mau berandai-andai dulu ya. Paling baru statement perorangan. Mana ada pengungsi ditangkap dan diintrogasi," terangnya.
Legislator PKS ini pun menegaskan sikapnya bahwa pada prinsipnya adalah pengungsi kemanusian harus ditolong. "Yang jelas itu pengungsi kemanusian yang harus ditolong, prinsipnya itu. Sikap saya, pengungsi kemanusian yang diusir dari negaranya harus dibantu," tandasnya.
Sebelumnya, Kadispen TNI Angkatan Darat Brigjen Alfret Deny mengatakan, pihaknya akan melakukan penangkapan terhadap pengungsi etnis Rohingya yang berani masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal.
”Kami akan tangkap (yang masuk secara ilegal). Mau dari Rohingya mau dari Malaysia mau dari Thailand atau Filipina,” kata Alfret di Gedung Kartika Media Center Dispenad, Jakarta Pusat, Kamis (7/9) lalu. (Fdi)
Baca juga berita lainnya terkait Rohingya di: TNI Akan Tangkap Etnis Rohingya, Jika...