KPK Pamerkan Uang Rp1 Miliar Hasil OTT Suap Restitusi Pajak di KPP Madya Banjarmasin
Merahputih.com - Petugas menunjukkan barang bukti uang hasil sitaan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pengajuan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Dalam operasi tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti uang tunai senilai Rp1 miliar. Selain penyitaan uang, KPK juga menangkap tiga orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
Ketiganya yakni Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono, fiskus yang tergabung dalam Tim Pemeriksa KPP Madya Banjarmasin Dian Jaya Demega, serta Manajer Keuangan PT Buana Karya Bakti (BKB) Venasius Jenarus Genggor.
Para tersangka diduga terlibat praktik suap berupa “uang apresiasi” untuk memuluskan penerbitan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) dan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP). Restitusi pajak yang disetujui dalam perkara ini tercatat sebesar Rp48,3 miliar.
KPK menyatakan praktik tersebut berkaitan dengan pengurusan pengembalian kelebihan pembayaran pajak yang seharusnya dilakukan sesuai prosedur, namun diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi para pihak yang terlibat. (Foto: MP/Didik Setiawan).
Berita Terkait
KPK Pamerkan Uang Rp1 Miliar Hasil OTT Suap Restitusi Pajak di KPP Madya Banjarmasin
KPK Tetapkan Bos Pajak Banjarmasin sebagai Tersangka Kasus Restitusi Pajak
OTT KPK Ungkap Dugaan Suap Pajak Perusahaan Sawit di Banjarmasin
Anak Buahnya Kena OTT KPK, Menkeu Purbaya Tak Bisa Lagi Ngeles Desakan Bersih-Bersih
KPK Tangkap Kepala KPP Banjarmasin Terkait Dugaan Suap Restitusi PPN
KPK Gelar OTT di Jakarta dan Lampung, Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas
OTT KPK di Banjarmasin Terkait Restitusi Pajak
Presiden Prabowo Beri Perintah Jaksa Periksa Mantan Petinggi BUMN, Ini Komentar KPK
KPK Kembali Bersihkan Kantor Pajak, OTT di Banjarmasin
Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle