Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK

Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Solo mencatat angka pengangguran di Solo masih tersisa sebanyak 6.943 orang. Jumlah pengangguran itu didominasi Lulusan SMA/SMK.

Kepala BPS Kota Solo, Ratna Setyowati di Solo menyebutkan, angka pengangguran 2025 sebesar 4,50 persen atau turun 0,11 persen dari 2024 mencapai 4,61 persen. Sementara sejak 2025, memang mengalami penurunan 4,50 persen.

“Kebanyakan memang untuk lulusan SMA/SMK. Ini masih paling banyak dari tahun ke tahun." ujar Ratna

Ratna mengatakan, alasan mengapa lulusan SMA/SMK banyak yang tidak terserap dunia kerja karena belum siap untuk ditempatkan di tempat kerjanya.

“Jadi industri yang dibutuhkan itu belum bisa dipenuhi oleh lulusan SMK/SMA. Kebanyakan yang dicari lulusan sarjana,” kata dia.

Baca juga:

Komisi II DPR Minta Batalkan Pemecatan PPPK, Berpotensi Tambah Angka Pengangguran

Tingkat Pengangguran Solo Turun Jadi 4,50 Persen

Wali Kota Solo, Respati Ardi menyebutkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Solo turun dari 4,61 persen pada 2024 menjadi 4,50 persen pada 2025.

Capaian tersebut menunjukkan efektivitas program prioritas Rumah Siap Kerja Bersama (RSKB) dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Kita bersyukur angka pengangguran terbuka di Solo trendnya terus menurun sampai tahun 2025. Semoga pada 2026 juga terus turun. Pokoknya, ora kerja ora mulya,” kata Respati.

Sebelumnya, data BPS Jawa Tengah menunjukkan jumlah pengangguran terbuka laki-laki di Surakarta menurun dari 13.007 orang pada 2021 menjadi 11.634 orang pada 2022, kemudian 9.747 orang pada 2023, dan 6.943 orang pada 2024.

Baca juga:

Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak

Pemkot Solo Buka Program Rumah Siap Kerja

Ia mengungkapkan, melalui Rumah Siap Kerja Bersama, Pemkot Surakarta memberikan pelatihan, pendampingan, informasi lowongan, serta mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.

Salah satu implementasinya adalah Solo Career Expo 2026 yang digelar di Balai Kota Surakarta pada 24–25 Juni 2026.

“Selama dua hari penyelenggaraan, kegiatan tersebut menyediakan 6.401 lowongan kerja dari puluhan perusahaan dan dihadiri 3.456 pencari kerja,” kata dia.

Ia menambahkan, sebanyak 2.393 orang mengajukan lamaran, termasuk 63 pencari kerja penyandang disabilitas.

Sedangkan untuk Rumah Siap Kerja tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga membekali warga dengan keterampilan agar siap memasuki dunia kerja dan memperoleh pekerjaan yang layak.

“Kami serius memberikan pelatihan agar warga Kota Solo mendapatkan pekerjaan yang layak,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Artikel Asli