MERAHPUTIH.COM — SEDIKITNYA satu orang dilaporkan tewas akibat banjir yang melanda wilayah Texas bagian tengah, Kamis (16/7). Ini merupakan daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
National Weather Service (NWS) di San Antonio melaporkan banjir besar dan mematikan yang dipicu meluapnya Sungai Guadalupe diperkirakan akan terus menghantam kawasan tersebut setelah beberapa hari hujan deras mengguyur. Banjir bandang tahun lalu juga berasal dari sungai yang sama.
Pada Kamis pagi, pejabat setempat terus mengimbau warga di wilayah terdampak untuk segera mengungsi. Dalam pembaruan pada Kamis sore, Gubernur Texas Greg Abbott mengumumkan sedikitnya satu orang telah meninggal akibat banjir kali ini.
"Kami akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk menyelamatkan nyawa manusia," tulis Abbott melalui media sosial.
Baca juga:
Sedikitnya 161 Orang masih Hilang dalam Banjir Bandang di Texas, Harapan Selamat makin Menipis
Ia menambahkan sekitar 80 orang telah diselamatkan dan korban tewas tersebut bukanlah peserta kemah di kawasan itu. Tahun lalu, lebih dari 130 orang meninggal dunia akibat banjir di wilayah yang sama. Korban termasuk 25 anak-anak dan 2 pembimbing di Camp Mystic, sebuah perkemahan musim panas khusus perempuan yang berlokasi di dekat Kerrville, Texas, di tepi Sungai Guadalupe.
Air Naik Sangat Cepat
Abbott mengatakan sungai-sungai yang mengalami kenaikan permukaan air secara cepat akan terus meluap sepanjang hari.
NWS terus memberikan pembaruan situasi, menekankan ancaman yang sangat serius dan mendesak masyarakat untuk segera mencari tempat yang lebih aman.
“Banjir katastrofik sedang terjadi. Segera menuju tempat yang lebih tinggi. Sungai Guadalupe naik dengan sangat cepat dan akan terus meningkat,” ujar NWS San Antonio di platform X.
Menurut Texas Tribune, permukaan Sungai Guadalupe telah naik sekitar 975 sentimeter hanya dalam waktu empat jam.
Banjir telah berdampak pada sejumlah county di Texas Selatan, termasuk Uvalde, Kerr, dan Kendall. Rekaman video dari lokasi menunjukkan mobil-mobil melaju perlahan menerobos jalan yang tergenang, dengan air berwarna cokelat hampir mencapai jendela kendaraan. Sekelompok rusa terlihat hanyut terbawa arus sambil berusaha menjaga kepala mereka tetap berada di atas permukaan air.
Tim penyelamat juga terlihat menggendong anak-anak kecil melewati genangan air yang terus meninggi untuk membawa mereka ke tempat yang aman.
Sementara itu, hujan masih terus mengguyur. Sejumlah mobil yang terparkir di kawasan permukiman tampak terendam hingga setengah badan kendaraan oleh air banjir berwarna kecokelatan.
Pada libur Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 2025, permukaan Sungai Guadalupe di sekitar Camp Mystic sempat naik sekitar 7,9 meter hanya dalam waktu 45 menit. Sebanyak 25 peserta kemah meninggal dunia setelah terseret arus banjir yang sangat deras.
Camp Mystic memutuskan untuk tidak kembali beroperasi tahun ini dan telah mengajukan kebangkrutan pada awal tahun ini.(dwi)
Baca juga:
Korban Tewas Banjir Bandang di Texas Melonjak, Melampaui 100 Orang