Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Selasa, 03 Februari 2026 -
MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, mengundang perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta pada Selasa (3/2) siang hari ini.
Selain MUI, Prabowo juga mengundang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah untuk menghadiri pertemuan siang nanti.
"Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB," kata Sekjen PBNU Saifullah Yusuf kepada wartawan.
Kemudian, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, juga membenarkan undangan terkait agenda pertemuan di Istana bersama Presiden Prabowo.
Baca juga:
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) itu menyebut dirinya bakal hadir langsung dalam diskusi tersebut.
"Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya," kata Mu'ti.
Indonesia telah bergabung ke Dewan Perdamaian bentukan Trump yang diluncurkan pada sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, 22 Januari 2026 lalu.
Dewan Perdamaian Gaza resmi diluncurkan pada sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.
Baca juga:
Iuran Indonesia ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump Sebagian Bakal Dari APBN
Peluncuran Board of Peace dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr., dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara anggota termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Pada acara tersebut, Presiden Prabowo turut menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani piagam pembentukan BoP Gaza.
Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan. (knu)