HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya

HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026.(foto: Dok JF3)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — WARNA-warni cerah dan berani mewarnai runway Fashion Tent JF3 Fashion Festival 2026, di kawasan Kelapa Gading, Rabu (29/7) petang. Para model dalam balutan koleksi HARSA dari LAKON Indonesia berjalan cepat dengan iringan orkestra nan ceria. Warna hijau, fuschia, ungu, merah terang hingga jingga tampil stand out dengan detail bordir dan batik, seperti menghadirkan kebahagiaan dalam show penutup BRI JF3 Fashion Festival 2026 itu.

Koleksi HARSA menghadirkan babak baru dalam perjalanan kreatif LAKON Indonesia sekaligus memperlihatkan bagaimana karya tangan Indonesia terus berkembang melalui bahasa desain yang modern dan relevan. Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati, menghadirkan desain yang modern, relevan, sekaligus berakar kuat pada nilai craftsmanship.

Chairman of Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) Soegianto Nagaria mengatakan, di tahun ke-22 ini, JF3 mengajak pelaku industri fesyen Indonesia untuk kembali melihat diri, melihat fondasi. “Bagi desainer yang baru bergabung, kami dorong untuk membangun fondasi awal yang kuat agar bisa melesat di masa depan,” ujarnya.

Tahun ini, JF3 membawa tema Recrafted: Shaping the Future. Tema ini menjadi kelanjutan dari komitmen JF3 untuk melihat fesyen bukan hanya sebagai ekspresi kreatif, melainkan juga sebagai ekosistem yang perlu terus dibentuk, diperkuat, dan diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan masa depan. Sebanyak 50 brand dari Asia Tenggara, Korea, hingga Prancis menampilkan karya mereka di ajang BRI JF3 Fashion Festival 2026 ini.

Industri fashion terus berubah. Oleh karena itu, kita harus terus berkolaborasi untuk bisa memberikan karya terbaik. Kami ingin JF menjadi ekosistem fashion sekaligus ruang untuk membangun karya. Inilah ruang terbuka bagi fashion designer untuk berkarya.

Soegianto Nagaria, Chairman of BRI JF3 Fashion Festival 2026

Baca juga:

JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia


Kebahagiaan dalam Karya




Nama koleksi HARSA diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti kebahagiaan. HARSA menjadi kelanjutan dari perjalanan yang dimulai melalui Urub dan Pasar Malam. HARSA menjadi refleksi tentang menikmati perjalanan, menghargai setiap proses, dan mensyukuri segala hal yang lahir darinya.

Di tengah dunia yang semakin menghargai kecepatan, HARSA justru mengajak kita merayakan sesuatu yang tidak dapat dipercepat: proses, keterampilan, dan waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan sebuah karya. Koleksi ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu ditemukan pada tujuan akhir, tapi pada keberanian untuk terus belajar, berkarya, dan bertumbuh. Nilai itulah yang menjadi landasan koleksi terbaru LAKON Indonesia.

lakon
Koleksi HARSA menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026.(foto: Dok JF3)


Melalui HARSA, LAKON Indonesia memberikan penghormatan kepada para perajin, pembatik, pembordir, penjahit, dan seluruh tangan yang terlibat dalam setiap tahap penciptaan. Setiap busana menjadi representasi dari dedikasi, keterampilan, serta kecintaan terhadap karya tangan Indonesia yang terus dikembangkan melalui bahasa desain yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Creative Director Irsan menerjemahkan kekayaan batik dan bordir karya tangan Indonesia ke dalam bahasa desain yang modern melalui permainan proporsi, konstruksi, serta eksplorasi material seperti katun poplin, katun voile, satin duchess, dan organza. Hasilnya yakni koleksi yang terasa ringan, elegan, dan kontemporer, menghadirkan kemewahan secara halus tanpa kehilangan fungsi sebagai pakaian yang hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui HARSA, Irsan membawa LAKON Indonesia memasuki babak baru. Setelah mengeksplorasi pendekatan streetwear melalui koleksi Urub, kali ini ia menghadirkan siluet yang lebih lembut, ringan, dan elegan dengan eksplorasi yang bergerak dari daily wear hingga daily wear deluxe.

Selama delapan tahun membangun LAKON Indonesia, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang ketika sebuah karya selesai. Kebahagiaan justru hadir dalam setiap proses yang kami jalani - ketika berdiskusi, bereksperimen, menyelesaikan berbagai tantangan, hingga melihat hasilnya yang terus berkembang. Perjalanan itu yang membawa kami hingga hari ini.

Thresia Mareta, Founder LAKON Indonesia, Co-Initiator PINTU Incubator, dan Advisor to JF3 Fashion Festival




Kolaborasi dengan Korea Selatan




Sebagai pelengkap presentasi HARSA, LAKON Indonesia menghadirkan Euneun, jenama tas asal Korea Selatan yang dikenal melalui pendekatannya terhadap desain yang elegan dan fungsional. Koleksi tas Euneun melengkapi tampilan di atas runway, menghadirkan dialog visual antara karya LAKON Indonesia dan Euneun melalui apresiasi yang sama terhadap kualitas, craftsmanship, dan desain yang berkarakter.

Bagi LAKON Indonesia, pertukaran budaya tidak selalu harus diwujudkan melalui penciptaan sebuah koleksi bersama, tetapi juga melalui saling mengapresiasi karya, kualitas, dan craftsmanship yang menjadi kekuatan masing-masing.

lakon indonesia, harsa

LAKON Indonesia Supported by Euneun.(foto: dok JF3)



“Lewat kolaborasi dengan Korea Selatan ini kita bisa belajar cara branding. Saya belajar bahwa jenama Korea selalu punya fashion designer. Ini bisa dipelajari jenama Indonesia, bahwa harus punya seorang in house fashion designer. Selain itu, bagi LAKON, kerja sama ini menjajaki peluang membuka pasar di Korea Selatan,” imbuh Thresia.

Founder Euneun, Hahm Eun-jung mengaku jenamanya belum resmi diluncurkan di Korea Selatan. Namun, ia memilih untuk mengenalkan koleksi tasnya pertama kali di BRI JF3 Fashion Festival 2026. Mantan member T-ARA ini mengaku amat mendukung langkah LAKON Indonesia dalam menampilkan tradisi lewat fashion.

“Saya ingin membawa sesuatu yang tradisional Korea ke tingkat global. Ada feel hanbok dalam desain tas saya ini. Nantinya, akan ada lebih banyak ciri khas Korea di produk saya,” kata Eun-jung.

Kolaborasi LAKON Indonesia dan jenama Korea Selatan ini bak menjadi penegas bahwa masa depan fesyen Indonesia dibangun melalui kolaborasi lintas budaya, penghormatan terhadap craftsmanship, dan keberanian untuk terus berevolusi tanpa kehilangan akar yang menjadi identitasnya.

Masa depan fashion Indonesia tidak dibangun dalam semalam, tapi dibangun melalui proses yang panjang, kolaborasi yang tulus, dan penghargaan terhadap setiap tangan yang berkarya.(dwi)

Baca juga:

JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025

#Jakarta Fashion Food Festival (JF3) #Fashion #Fashion Show
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Bagikan