Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas

Koleksi ready to wear Hartono Gan membawa gaya versatile serta menerapkan gagasan building a capsule wardrobe.(foto: Dok LAKON)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — TAMPILAN bersahaja, enggak ramai, dan simpel kini jadi tren terbaru. Mengikuti kebangkitan gaya quiet luxury dan old money era 2020-an, elegant minimalism (minimalisme elegan) muncul sebagai tren fesyen utama untuk musim gugur-dingin tahun ini. Tren ini menggeser demam fast fashion.

Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi, potongan yang presisi, dan warna-warna lembut ketimbang ornamen mencolok atau logo yang menonjol. Ketika minimalisme berada di puncaknya pada era 1990-an, warna hitam dan putih merupakan hal yang lumrah. Namun musim ini, para pelaku industri memperkirakan warna-warna netral seperti krem, cokelat, dan abu-abu akan menjadi pusat perhatian.

Tak hanya soal warna, siluetnya pun bergeser. Jika dulu tubuh yang ramping menjadi prioritas, desain masa kini bergerak menuju siluet yang lebih lembut dan tiga dimensi. Penekanannya ada pada keluwesan yang mengikuti kontur tubuh dengan lembut.

Tekstur kain juga diperkirakan akan menonjol musim ini. “Kerapatan dan rasa dari suatu kain menjadi fondasi dari minimalisme elegan,” ujar seorang pejabat dari Samsung Fashion Research Institute, dikutip The Korea Times.

Baca juga:

HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya



Ia menekankan bahan-bahan ringan yang dapat menciptakan volume, seperti kasmir, sutra, dan satin, diperkirakan akan digunakan secara luas. Mantel (coat) akan mendominasi pakaian luar (outerwear) secara keseluruhan, sedangkan jaket blouson dan jaket padded (berbusa) ringan yang praktis dengan desain bersih juga diperkirakan tetap populer.


Teknik Layering untuk Tampilan Stylish



Dalam hal penatan gaya, teknik layering (menumpuk pakaian) muncul sebagai kunci. Mengenakan pakaian berlapis dengan warna dan tekstur berbeda menambah dimensi pada penampilan minimalis yang mungkin akan terlihat polos. Teknik layering memungkinkan setiap individu untuk mengekspresikan gaya pribadi mereka dengan cara yang elegan.

Tampilan berlapis menawarkan keuntungan berupa kemudahan beradaptasi dengan cuaca yang memiliki rentang perubahan suhu tajam dari siang ke malam.
Merek-merek fesyen terkemuka baru-baru ini meluncurkan produk-produk baru yang mengusung minimalisme elegan.

Baca juga:

Hartono Gan Rilis Koleksi Ready to Wear, Usung Gaya Timeless dan Elegan


Minimalisme Bangkitkan Slow Fashion




Kepopuleran minimalisme juga dikaitkan dengan kebangkitan slow fashion di tengah ketidakpastian ekonomi. Hal ini juga terhubung dengan budaya konsumsi rasional yang mendorong orang-orang untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

“Konsumen yang lelah dengan tren yang berubah dengan cepat sedang mencari pakaian berkualitas tinggi yang tidak terikat pada tren dan dapat dikenakan dalam waktu lama,” kata seorang pejabat industri fesyen.(dwi)

Baca juga:

JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia

#Fashion #Tren Warna #Tren Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Bagikan