Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik

Peragaan baju Batik di KRL Solo-Yogyakarta, Kamis (2/10). (Dok.KAI KAI Commuter).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BATIK membutuhkan inovasi desain dan diversifikasi produk untuk bertahan dan relevan. Pelestarian batik tak semata mempertahankan aspek tradisionalnya. Preservasi tradisi dan inovasi batik harus berjalan beriringan. Demikian disampaikan Desainer dan National Chair Indonesia Fashion Chamber (IFC) Lenny Agustin

Lenny mengatakan batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk fesyen Indonesia di pasar global.

“Pelestarian tradisi dan peningkatan daya saing harus berjalan beriringan melalui inovasi dan diversifikasi produk,” kata Lenny, dikutip ANTARA, Sabtu (3/10).

Menurut dia, salah satu peluang pengembangan batik terletak pada upaya menggeser persepsi bahwa batik hanya digunakan untuk acara formal maupun seragam instansi.
Adaptasi desain dapat membuat batik lebih relevan dengan kebutuhan konsumen muda yang menginginkan produk fesyen kasual, stylish, dan nyaman digunakan sehari-hari. Ia menilai penggunaan batik pada produk seperti outer, oversized shirt, crop top hingga streetwear dapat membuka ruang pasar yang lebih luas bagi produk berbasis batik.

Baca juga:

Ragamkultura Jakarta di IFW 2026, Batik Betawi hingga Marunda Curi Perhatian Penonton



Selain desain, peningkatan daya saing juga perlu dilakukan melalui eksplorasi motif dan warna tanpa menghilangkan filosofi dasar batik. Menurutnya, penggunaan warna yang mengikuti perkembangan tren, seperti pastel dan earth tone, dapat membuat produk batik lebih mudah diterima dalam industri fesyen global.

Dari sisi kualitas, pelaku industri juga perlu meningkatkan kenyamanan bahan dan standar pengerjaan agar produk batik dapat bersaing dengan produk fesyen internasional. “Standardisasi kualitas bisa dilakukan dengan meningkatkan kenyamanan bahan, misalnya menggunakan katun premium, sutra, atau linen dan kerapian jahitan agar sebanding dengan merek internasional,” ujarnya.

Lenny menambahkan kolaborasi antara desainer modern dan perajin tradisional juga diperlukan untuk menghasilkan koleksi ready-to-wear yang tetap memiliki nilai seni sekaligus sesuai dengan kebutuhan pasar. Dengan begitu, pengembangan batik tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk fesyen bernilai tambah yang memiliki ruang pasar lebih luas, termasuk di pasar global.(*)

Baca juga:

Peragaan Busana Hari Batik Nasional 1.717 Pelajar di KRL Pecahkan Rekor MURI

#Fashion #Batik #Hari Batik Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Bagikan