Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 51 menit lalu
Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya

Jokowi saat menghadiri sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dan ijazah palsu. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menjadi perhatian saat menghadiri persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).

Jokowi hadir sebagai saksi dalam perkara yang melibatkan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa. Namun, selain kehadirannya dalam persidangan, penampilan Jokowi juga menarik perhatian.

Ia terlihat mengenakan kemeja batik bernuansa cokelat dengan motif parang yang dipadukan dengan peci hitam. Motif batik yang dikenakannya tersebut bukan sekadar memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam dalam kebudayaan Jawa.

Batik parang dikenal sebagai salah satu motif klasik yang sarat makna. Motif ini merepresentasikan nilai perjuangan, keteguhan hati, hingga semangat pantang menyerah yang diwariskan secara turun-temurun.

Mengenal Asal-usul Motif Batik Parang

Dikutip dari berbagai sumber, nama parang secara etimologis berasal dari kata dalam bahasa Jawa, yakni pereng, yang berarti lereng atau tebing miring.

Makna tersebut tercermin dalam bentuk motifnya yang menyerupai huruf S. Polanya tersusun secara diagonal dan saling berkesinambungan sehingga membentuk tampilan khas yang menjadi ciri batik parang.

Susunan motif tersebut kerap dimaknai sebagai gambaran ombak laut yang terus bergerak tanpa henti. Filosofi ini melambangkan semangat perjuangan yang tidak pernah terputus, keteguhan hati, serta sikap pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Baca juga:

Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah saat Hadir Sebagai Saksi di PN Jakarta Timur

Filosofi Batik Parang: Perjuangan dan Keteguhan Prinsip

Dalam tradisi Jawa, batik parang tidak hanya menggambarkan semangat perjuangan. Motif ini juga mengandung pesan mengenai pentingnya menjaga prinsip, menerapkan kedisiplinan, dan mengendalikan diri.

Filosofi tersebut mengajarkan bahwa seseorang perlu menghadapi berbagai persoalan dengan keteguhan hati dan kebijaksanaan. Nilai-nilai inilah yang membuat batik parang memiliki makna lebih dari sekadar karya seni tekstil.

Selain filosofi kehidupannya, motif parang juga mempunyai kedudukan khusus dalam sejarah kebudayaan Jawa.

Batik Parang Pernah Menjadi Motif Larangan Keraton

Pada masa Kesultanan Mataram, sejumlah motif parang termasuk dalam kategori batik larangan. Istilah tersebut merujuk pada motif batik yang penggunaannya diatur berdasarkan kedudukan dan lingkungan keraton.

Keterkaitan dengan tradisi kerajaan membuat batik parang kerap diasosiasikan dengan kewibawaan, kepemimpinan, kekuasaan, serta tanggung jawab.

Nilai historis tersebut turut memperkuat posisi batik parang sebagai salah satu motif klasik yang memiliki tempat istimewa dalam kebudayaan Jawa.

Baca juga:

Jokowi Tunjukkan Ijazah S-1 UGM di Sidang Roy Suryo, Akui Fotonya Berkumis Tipis dan Pakai Kacamata

Batik Parang yang Dikenakan Jokowi dan Maknanya

Penampilan Jokowi dengan kemeja batik bermotif parang dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur memperlihatkan bahwa batik tetap menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang dikenakan dalam berbagai kesempatan.

Meski belum ada keterangan mengenai alasan khusus Jokowi memilih motif tersebut untuk menghadiri persidangan, batik parang memiliki filosofi yang lekat dengan perjuangan, keteguhan prinsip, dan semangat pantang menyerah. (Far)

#Ijazah Palsu #Jokowi #Joko Widodo #Roy Suryo #Batik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya
Jokowi mengenakan batik parang saat menghadiri sidang kasus ijazah palsu di PN Jakarta Timur. Simak sejarah dan filosofi motif batik parang.
Ananda Dimas Prasetya - 51 menit lalu
Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Intip Filosofi di Balik Motifnya
Indonesia
Jokowi Tunjukkan Ijazah S-1 UGM di Sidang Roy Suryo, Akui Fotonya Berkumis Tipis dan Pakai Kacamata
Jaksa secara khusus menanyakan apakah Jokowi saat itu berkumis dan menggunakan kacamata.
Dwi Astarini - 1 jam, 4 menit lalu
Jokowi Tunjukkan Ijazah S-1 UGM di Sidang Roy Suryo, Akui Fotonya Berkumis Tipis dan Pakai Kacamata
Berita
Nama Dumatno Muncul di Sidang, Jokowi Ungkap Alasan Ogah Perlihatkan Dokumen ke Roy Suryo
Jokowi membantah klaim Roy Suryo soal foto ijazah UGM mirip Dumatno Budi Utomo. Ia menyebut Dumatno baru berusia delapan tahun saat dirinya lulus pada 1985.
ImanK - 1 jam, 10 menit lalu
Nama Dumatno Muncul di Sidang, Jokowi Ungkap Alasan Ogah Perlihatkan Dokumen ke Roy Suryo
Berita Foto
Massa Relawan Kawal Jokowi Hadiri Persidangan di PN Jakarta Timur
Sejumlah massa relawan dari berbagai organisasi tampak berkumpul di kawasan PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Didik Setiawan - 1 jam, 36 menit lalu
Massa Relawan Kawal Jokowi Hadiri Persidangan di PN Jakarta Timur
Berita Foto
Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah saat Hadir Sebagai Saksi di PN Jakarta Timur
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kiri) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Didik Setiawan - 1 jam, 54 menit lalu
Momen Jokowi Tunjukkan Ijazah saat Hadir Sebagai Saksi di PN Jakarta Timur
Indonesia
Bantah Foto Ijazah UGM Miliknya Mirip Dumatno, Jokowi: Dia Baru 8 Tahun saat Saya Lulus
Jokowi menyebut Dumatno merupakan sepupu jauhnya yang masih berusia delapan tahun ketika ia lulus kuliah pada 1985.
Dwi Astarini - 2 jam, 1 menit lalu
Bantah Foto Ijazah UGM Miliknya Mirip Dumatno, Jokowi: Dia Baru 8 Tahun saat Saya Lulus
Indonesia
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya
Jokowi menyebut ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana pada masa itu juga menggunakan font serupa.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya
Indonesia
Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Proses Skripsi UGM hingga Lulus Raih Nilai A
Jokowi membeberkan riwayat akademisnya di Fakultas Kehutanan UGM untuk membantah tudingan ijazah palsu.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Proses Skripsi UGM hingga Lulus Raih Nilai A
Indonesia
Jokowi ‘Tak Sreg’ Roy Suryo Disebut Seorang Peneliti, Sindir soal Etika
Ia menilai etika seorang peneliti tidak seperti yang dilakukan Roy.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jokowi ‘Tak Sreg’ Roy Suryo Disebut Seorang Peneliti, Sindir soal Etika
Indonesia
Jokowi Heran Roy Suryo Simpulkan Ijazahnya Palsu, Padahal belum Pernah Lihat Aslinya
Jokowi menilai Roy belum pernah melihat ijazah aslinya, tetapi sudah memberikan kesimpulan.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Heran Roy Suryo Simpulkan Ijazahnya Palsu, Padahal belum Pernah Lihat Aslinya
Bagikan