Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 13 menit lalu
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya

Jokowi tunjukkan ijazahnya.(foto: Merahputih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) membantah tudingan bahwa penggunaan font pada sampul skripsinya tidak sesuai dengan perkembangan teknologi pada 1985. Jokowi menyebut ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana pada masa itu juga menggunakan font serupa.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan fitnah ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta, Kamis (5/11).


“Kalau dikatakan bahwa cover-nya pakai Times New Roman yang itu belum ada di 1985, nyatanya ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana itu semuanya juga seperti itu dan bisa. Bukan hanya skripsi saya, Yang Mulia,” kata Jokowi.


Jokowi menjelaskan sampul dan lembar pengesahan skripsinya dicetak oleh Percetakan Perdana. Sementara itu, halaman lainnya dikerjakan menggunakan mesin ketik manual.

Dia mengatakan proses pencetakan dilakukan setelah ia dinyatakan lulus ujian skripsi pada 23 Oktober 1985. Skripsi tersebut lebih dahulu mengalami sedikit revisi sebelum dicetak.

“Pada 23 Oktober 1985 dilakukan ujian skripsi dengan dosen penguji Insinyur Sofyan Warsito dan Insinyur P Burhanuddin. Saya dinyatakan lulus dengan nilai A,” ujarnya.

Baca juga:

Jokowi ‘Tak Sreg’ Roy Suryo Disebut Seorang Peneliti, Sindir soal Etika


“Kemudian setelah sedikit revisi, skripsi itu saya cetak di Percetakan Perdana, dengan cover dan lembar pengesahan oleh Percetakan Perdana, kemudian halaman yang lainnya saya lakukan dengan ketik manual,” imbuh Jokowi.

Roy Suryo didakwa melakukan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Jokowi. Jaksa menyebut Roy Suryo menyebarkan informasi tidak benar mengenai ijazah Jokowi.


Roy Suryo didakwa melanggar Pasal 433 ayat (1) juncto Pasal 441 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP subsider Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) UU ITE juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 32 juncto Pasal 48 ayat (1) UU ITE juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.(knu)

Baca juga:

Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Proses Skripsi UGM hingga Lulus Raih Nilai A




#Jokowi #Ijazah Palsu #Roy Suryo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya
Jokowi menyebut ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana pada masa itu juga menggunakan font serupa.
Dwi Astarini - 2 jam, 13 menit lalu
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya
Indonesia
Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Proses Skripsi UGM hingga Lulus Raih Nilai A
Jokowi membeberkan riwayat akademisnya di Fakultas Kehutanan UGM untuk membantah tudingan ijazah palsu.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Proses Skripsi UGM hingga Lulus Raih Nilai A
Indonesia
Jokowi ‘Tak Sreg’ Roy Suryo Disebut Seorang Peneliti, Sindir soal Etika
Ia menilai etika seorang peneliti tidak seperti yang dilakukan Roy.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jokowi ‘Tak Sreg’ Roy Suryo Disebut Seorang Peneliti, Sindir soal Etika
Indonesia
Jokowi Heran Roy Suryo Simpulkan Ijazahnya Palsu, Padahal belum Pernah Lihat Aslinya
Jokowi menilai Roy belum pernah melihat ijazah aslinya, tetapi sudah memberikan kesimpulan.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Heran Roy Suryo Simpulkan Ijazahnya Palsu, Padahal belum Pernah Lihat Aslinya
Indonesia
Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dari SD hingga UGM di Sidang Roy Suryo
Dalam sidang kasus fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo, jaksa meminta Jokowi menceritakan riwayat pendidikannya.
Yusuf Abdillah - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dari SD hingga UGM di Sidang Roy Suryo
Indonesia
Jokowi Ungkap Alasan Lapor Polisi, Sebut Tuduhan Ijazah Palsu Sudah Kebablasan
Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi menilai tuduhan ijazah palsu yang ditujukan kepadanya sudah kebablasan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Ungkap Alasan Lapor Polisi, Sebut Tuduhan Ijazah Palsu Sudah Kebablasan
Indonesia
Bersaksi di Sidang Kasus Hoaks Ijazah Palsu, Jokowi Ngaku sebagai Pengusaha
Hakim memeriksa identitas Jokowi sebelum pemeriksaan saksi dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Bersaksi di Sidang Kasus Hoaks Ijazah Palsu, Jokowi Ngaku sebagai Pengusaha
Indonesia
Jokowi Hadir di Sidang Roy Suryo, Jalanan di Pengadilan Negeri Jaktim Direkayasa
Rekayasa lalu lintas di sekitar PN Jakarta Timur akan diberlakukan situasional.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Hadir di Sidang Roy Suryo, Jalanan di Pengadilan Negeri Jaktim Direkayasa
Indonesia
Jokowi Bersaksi di Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Ribuan Aparat Jaga Gedung PN Jaktim
Sebanyak 6.770 personel TNI dan Polri berjaga di PN Jaktim, di mana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi saksi dalam sidang kasus fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo.
Frengky Aruan - Kamis, 05 November 2026
Jokowi Bersaksi di Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Ribuan Aparat Jaga Gedung PN Jaktim
Indonesia
Link Live Streaming Gratis Sidang Kasus Ijazah Palsu: Detik-detik Kesaksian Jokowi
Cari link live streaming sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa hari ini? Tonton langsung kesaksian eksklusif Presiden ke-7 RI Jokowi di PN Jaktim lewat tautan resmi ini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Link Live Streaming Gratis Sidang Kasus Ijazah Palsu: Detik-detik Kesaksian Jokowi
Bagikan