MERAHPUTIH.COM – PRESIDEN Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) membantah klaim bahwa foto dalam ijazah S-1 Universitas Gadjah Mada (UGM) miliknya merupakan foto Dumatno Budi Utomo.
Jokowi menyebut Dumatno merupakan sepupu jauhnya yang masih berusia delapan tahun ketika ia lulus kuliah pada 1985. Bantahan tersebut disampaikan Jokowi saat menjadi saksi pelapor dalam sidang perkara dugaan fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).
“Dumatno Budi Utomo ini ialah sepupu saya, sepupu jauh saya, satu kakek buyut,” kata Jokowi di persidangan.
Jokowi menjelaskan Dumatno lahir pada 1977. Dengan demikian, Dumatno masih berusia delapan tahun ketika Jokowi menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Kehutanan UGM pada 1985. Jokowi kemudian mempertanyakan logika tudingan yang menyebut foto Dumatno digunakan dalam ijazahnya.
“Mestinya kebalik, Dumatno lulus apa, pasang foto saya,” ujarnya.
Baca juga:
Sampul Skripsinya Dipermasalahkan karena Font Beda, Jokowi : Bukan hanya Saya
Keterangan Jokowi tersebut sejalan dengan kesaksian Dumatno di bawah sumpah dalam sidang dr Tifa pada 22 Oktober 2026. Dumatno menjelaskan hubungan keluarganya dengan Jokowi. Menurut dia, kakek Jokowi dan neneknya merupakan kakak beradik sehingga keduanya memiliki hubungan sepupu atau misan.
Dumatno juga mengaku tidak mengetahui fotonya pernah disandingkan dengan wajah Jokowi dalam sebuah acara televisi. Ia menyatakan belum pernah melihat ijazah Jokowi secara langsung dan hanya mengetahui riwayat pendidikan Jokowi di UGM dari obrolan keluarga besar.
Klaim mengenai foto Dumatno sebelumnya disampaikan Roy Suryo dalam gelar perkara khusus di Bareskrim Polri pada 9 Juli 2025.
Roy menyebut hasil perbandingan wajah menunjukkan foto dalam ijazah Jokowi cocok dengan foto Dumatno. Ia juga pernah menyatakan keyakinannya mengenai klaim tersebut dalam podcast Abraham Samad Speak Up.
Roy Suryo didakwa dengan Pasal 433 ayat (1) juncto Pasal 441 ayat (1) KUHP dalam perkara tersebut.(knu)
Baca juga:
Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Proses Skripsi UGM hingga Lulus Raih Nilai A