Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Produk Kecantikan Ramah Lingkungan

Hendaru Tri Hanggoro - Minggu, 23 April 2023

IKLAN produk kecantikan ramah lingkungan bertebaran. Terkadang karena termakan rasa bersalah kepada alam yang telah sedemikian rusak, kita sering kali tak pikir panjang. Langsung membeli produk kecantikan berlabel “Eco”.

Melakukan transisi ke produk ramah lingkungan memang baik, tetapi dengan melakukan hal tersebut, sebenarnya kamu justru memperburuk keadaan. Mengapa begitu? Karena membeli produk ramah lingkungan tak serta merta membuatmu jadi pahlawan lingkungan.

Supaya pembelian tersebut tepat guna, berikut langkah-langkahnya ala Vogue:

Baca juga:

Maskapai Penerbangan Belum Sepenuhnya Ramah Lingkungan

produk kecantikan
Pelajari arti simbol-simbol di balik kemasan produk. (Foto: Vegan Rabbit)


1. Gunakan Apa yang Kamu Masih Miliki


Seperti dikatakan pada awal, buru-buru membeli produk ramah lingkungan, tetapi tidak benar-benar butuh bukanlah langkah yang baik.

“Sering kali orang merasa perlu membuang barang lama dan membeli barang baru yang ramah lingkungan agar dianggap melakukan sesuatu dengan benar, tetapi sebenarnya ini lebih buruk,” kata Ashlee Piper, seorang eco-lifestyle expert.

Langkah pertama untuk membuat rutinitas kecantikan menjadi lebih ramah lingkungan adalah dengan menggunakan produk lama sampai habis sebelum membeli produk pengganti.

Jika ada produk yang memang tidak cocok dengan kulitmu, kamu bisa menjualnya atau memberikannya kepada orang lain yang dapat memanfaatkannya.

Baca juga:

Cara Coldplay Gelar Konser Ramah Lingkungan

produk kecantikan

Gunakan produk 3-in-1 atau produk yang sama untuk pipi, mata, dan bibir. (Foto: Sociolla)


2. Beli Produk Ramah Lingkungan

Nah, setelah kamu menghabiskan produk lama, barulah kamu bisa mulai membeli produk-produk yang ramah lingkungan. Untuk membeli produk kecantikan dan perawatan yang ramah lingkungan, fokuslah pada pengemasannya yang dapat didaur ulang, diisi ulang, atau tanpa kemasan.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memperhatikan bahan alternatif yang lebih berkelanjutan seperti aluminium, bambu, dan kaca.

Perhatikan juga formulasi produk dengan melihat dari database EWG. Ini untuk mengetahui bahan-bahan yang digunakan dan simbol apa yang tertera. Misalnya, Green Dot atau Leaping Bunny untuk mengetahui apakah produk tersebut dapat didaur ulang atau tidak.


3. Kurangi Pemakaian Sebisa Mungkin


“Aku selalu berusaha mencari produk yang bisa digunakan lebih dari satu tujuan seperti blush on yang juga bisa digunakan di bibir dan di mata,” kata Jhánneu, pembuat konten sekaligus pakar sustainable living.

Jika ingin menerapkan rutinitas lebih eco-friendly, tak hanya dari segi kemasan yang harus diperhatikan, tetapi juga kegunaannya yang lebih compact untuk mengurangi limbah kecantikan.

Beberapa contohnya, menggunakan apa yang sudah kita miliki sebelum membeli produk baru. Bisa juga memilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang atau tanpa kemasan. Atau mencari produk yang bisa digunakan untuk lebih dari satu tujuan adalah cara yang baik untuk memulai.

Selain itu, menghindari produk sekali pakai seperti tisu makeup juga dapat membantu mengurangi limbah.

“Semakin sedikit produk yang kita butuhkan, semakin sedikit pula limbah yang dihasilkan, yang baik untuk planet dan juga dompet kita,” tutup Ashlee. (kmp)

Baca juga:

5 Bangunan Paling Ramah Lingkungan di Dunia

Baca Artikel Asli