Merahputih.com - Kilau trofi emas Piala Dunia kerap menyisakan noda merah pekat atas rumput hijau. Sorot lampu stadion menangkap basah emosi jiwa berkobar, mengubah pahlawan lapangan menjadi pesakitan seketika.
Sejarah sepak bola mencatat drama pengusiran pemain sebagai bumbu paling mendebarkan sepanjang turnamen terakbar jagat raya ini berlangsung.
Baca juga:
Sebanyak 174 nama pernah merasakan ketegasan wasit luar lapangan. Menariknya, hanya dua orang sanggup mengoleksi lebih dari satu kartu merah Piala Dunia sepanjang karier profesional.
Rigobert Song asal Kamerun serta maestro Prancis, Zinedine Zidane, menduduki tahta teratas kolektor kartu pengusiran tersebut.
Tragedi Sundulan Zidane Dan Dominasi Keras Brasil
Song mengukir catatan kelam sebagai remaja pertama sekaligus termuda terusir dari lapangan Piala Dunia 1994 pada usia 17 tahun 358 hari saat melawan Brasil.
Sementara Zidane menorehkan tinta hitam paling ikonik lewat sundulan maut ke dada Marco Materazzi pada final 2006, laga penutup karier profesional sang maestro.
Data otentik timnas pengoleksi kartu merah terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia:
-
Timnas Brasil: Mengoleksi 11 kartu merah dari total partisipasi kompetisi.
-
Timnas Argentina: Menempati posisi kedua lewat catatan 10 kartu merah.
-
Timnas Kamerun: Mengantongi 9 kartu merah, mencatat rata-rata pengusiran setiap 2,9 laga.
-
Timnas Uruguay: Menyamai rekor Kamerun dengan torehan 9 kartu merah.
Kegilaan Turnamen 2006 Dan Pertempuran Nuremberg
Piala Dunia Jerman 2006 memegang rekor turnamen paling brutal sepanjang sejarah. Korps baju hitam mengeluarkan total 28 kartu merah selama kompetisi bergulir.
Edisi tersebut juga melahirkan laga legendaris bertajuk 'Pertempuran Nuremberg' antara Portugal melawan Belanda. Wasit Valentin Ivanov mengeluarkan empat kartu merah sekaligus dalam satu pertandingan sengit tersebut.
Baca juga:
Shakira Tampil Lagi Pada Pembukaan Piala Dunia FIFA, Bersama Bawakan Lagu Dai Dai
Catatan kelam partai puncak dan pertandingan tunggal terbrutal:
-
Pertempuran Nuremberg 2006: Portugal vs Belanda menghasilkan 4 kartu merah serta 16 kartu kuning.
-
Laga Brutal Qatar 2022: Argentina vs Belanda memecahkan rekor baru lewat total 18 kartu kuning.
-
Pemain Tersuci: Timnas Jepang menobatkan diri sebagai tim paling bersih tanpa kartu merah sepanjang 25 laga.
-
Daftar Pengusiran Final: Lima pemain menerima kartu merah pada partai puncak, termasuk Marcel Desailly (1998) dan John Heitinga (2010).