Piala Dunia 2026

Rekor Brutal Sejarah Kartu Merah Selama Gelaran Piala Dunia, Jepang Paling Bersih

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Rekor Brutal Sejarah Kartu Merah Selama Gelaran Piala Dunia, Jepang Paling Bersih

Zinedine Zidane saat menanduk Marco Materazzi. (Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kilau trofi emas Piala Dunia kerap menyisakan noda merah pekat atas rumput hijau. Sorot lampu stadion menangkap basah emosi jiwa berkobar, mengubah pahlawan lapangan menjadi pesakitan seketika.

Sejarah sepak bola mencatat drama pengusiran pemain sebagai bumbu paling mendebarkan sepanjang turnamen terakbar jagat raya ini berlangsung.

Baca juga:

Andrea Bocelli, David Guetta, EJAE, dan Megan Thee Stallion Bersatu di Lagu 'DNA (More Than A Game)' untuk Piala Dunia 2026

Sebanyak 174 nama pernah merasakan ketegasan wasit luar lapangan. Menariknya, hanya dua orang sanggup mengoleksi lebih dari satu kartu merah Piala Dunia sepanjang karier profesional.

Rigobert Song asal Kamerun serta maestro Prancis, Zinedine Zidane, menduduki tahta teratas kolektor kartu pengusiran tersebut.

Tragedi Sundulan Zidane Dan Dominasi Keras Brasil

Song mengukir catatan kelam sebagai remaja pertama sekaligus termuda terusir dari lapangan Piala Dunia 1994 pada usia 17 tahun 358 hari saat melawan Brasil.

Tragerdi sundulan Zidane (Onefootball)

Sementara Zidane menorehkan tinta hitam paling ikonik lewat sundulan maut ke dada Marco Materazzi pada final 2006, laga penutup karier profesional sang maestro.

Data otentik timnas pengoleksi kartu merah terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia:

  • Timnas Brasil: Mengoleksi 11 kartu merah dari total partisipasi kompetisi.

  • Timnas Argentina: Menempati posisi kedua lewat catatan 10 kartu merah.

  • Timnas Kamerun: Mengantongi 9 kartu merah, mencatat rata-rata pengusiran setiap 2,9 laga.

  • Timnas Uruguay: Menyamai rekor Kamerun dengan torehan 9 kartu merah.

Kegilaan Turnamen 2006 Dan Pertempuran Nuremberg

Piala Dunia Jerman 2006 memegang rekor turnamen paling brutal sepanjang sejarah. Korps baju hitam mengeluarkan total 28 kartu merah selama kompetisi bergulir.

Edisi tersebut juga melahirkan laga legendaris bertajuk 'Pertempuran Nuremberg' antara Portugal melawan Belanda. Wasit Valentin Ivanov mengeluarkan empat kartu merah sekaligus dalam satu pertandingan sengit tersebut.

Baca juga:

Shakira Tampil Lagi Pada Pembukaan Piala Dunia FIFA, Bersama Bawakan Lagu Dai Dai

Catatan kelam partai puncak dan pertandingan tunggal terbrutal:

  • Pertempuran Nuremberg 2006: Portugal vs Belanda menghasilkan 4 kartu merah serta 16 kartu kuning.

  • Laga Brutal Qatar 2022: Argentina vs Belanda memecahkan rekor baru lewat total 18 kartu kuning.

  • Pemain Tersuci: Timnas Jepang menobatkan diri sebagai tim paling bersih tanpa kartu merah sepanjang 25 laga.

  • Daftar Pengusiran Final: Lima pemain menerima kartu merah pada partai puncak, termasuk Marcel Desailly (1998) dan John Heitinga (2010).

#Zinedine Zidane #Marco Materazzi #Piala Dunia #Piala Dunia 2026 #Piala Dunia Fifa 2026
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Debut Zidane Bersama Prancis: Misi Besar, Gaya Menyerang, dan Tantangan Nations League
Sebagai gelandang serang, Zidane dikenal lewat kemampuan teknik, kreativitas, dan kontrol bola yang menjadi ciri khas permainannya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Debut Zidane Bersama Prancis: Misi Besar, Gaya Menyerang, dan Tantangan Nations League
Olahraga
Deretan Pelatih Bintang Debut di Nations League 2026/27, Ada Zidane dan Klopp
Sejumlah pelatih baru yang akan menjalani debut pada UEFA Nations League 2026/2027.
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Deretan Pelatih Bintang Debut di Nations League 2026/27, Ada Zidane dan Klopp
Olahraga
Luis de la Fuente Bawa Spanyol Juara Piala Dunia, Kontraknya Diperpanjang hingga 2032
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) resmi mengikat Luis de la Fuente hingga 2032.
Frengky Aruan - Senin, 21 September 2026
Luis de la Fuente Bawa Spanyol Juara Piala Dunia, Kontraknya Diperpanjang hingga 2032
Olahraga
Ismaëlo Ganiou: Tembok Kokoh RC Lens yang Siap Diboyong Zinedine Zidane ke Timnas Prancis
Karier Ismaëlo Ganiou makin meroket sebagai bek andalan RC Lens. Tampil gacor di Liga Champions, mampukah ia tembus skuad Timnas Prancis racikan Zinédine Zidane? Simak profilnya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Ismaëlo Ganiou: Tembok Kokoh RC Lens yang Siap Diboyong Zinedine Zidane ke Timnas Prancis
Olahraga
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Timnas India awalnya terdaftar sebagai peserta FIFA ASEAN Cup 2026, tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Olahraga
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Kerusuhan adu jotos yang terjadi pasca-final Piala Dunia 2026 yang melibatkan sejumlah anggota skuad Timnas Argentina akhirnya berujung vonis berat.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Olahraga
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, meninggalkan jabatannya kurang dari tiga pekan setelah melontarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Olahraga
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
Bagikan