MerahPutih.com - Federasi Sepak Bola Qatar (QFA) mengapresiasi keputusan Presiden FIFA Gianni Infantino menarik kembali proposal FIFA Forward Enterprise (FFE). QFA mengakui proposal tersebut sebetulnya memiliki sejumlah keunggulan, namun menilai persatuan seluruh Asosiasi Anggota FIFA harus menjadi prioritas utama.
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
"Meskipun usulan tersebut memiliki sejumlah keunggulan, kami mengapresiasi kebijaksanaan yang ditunjukkan dengan mengutamakan persatuan di antara seluruh Asosiasi Anggota FIFA," demikian pernyataan QFA melalui media sosial resminya yang dipantau di Jakarta, Minggu.
QFA Utamakan Persatuan Anggota FIFA
Proposal FFE sebelumnya mengusulkan pembentukan entitas komersial baru yang membuka peluang penjualan sebagian saham kompetisi-kompetisi milik FIFA, termasuk Piala Dunia.
Baca juga:
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Usulan tersebut memicu penolakan dari sejumlah asosiasi anggota, konfederasi, dan pemangku kepentingan karena dinilai berpotensi mengubah tata kelola serta kepemilikan aset komersial FIFA.
FIFA akhirnya memutuskan menarik proposal tersebut setelah munculnya perbedaan pandangan yang tajam selama proses konsultasi. Organisasi itu menegaskan sejak awal proyek FFE hanya dapat dijalankan apabila mendapat dukungan mayoritas dari 211 asosiasi anggotanya.
QFA menilai FFE sebenarnya memiliki potensi manfaat, terutama dalam mengoptimalkan aspek komersial untuk mendukung pengembangan sepak bola. Namun, federasi tersebut menegaskan manfaat itu tidak boleh mengorbankan persatuan anggota FIFA.
Karena itu, QFA mendukung keputusan Gianni Infantino menarik proposal FFE dan menyatakan siap mendukung berbagai program FIFA untuk terus mengembangkan serta memperkuat sepak bola di seluruh dunia. (*)

