MerahPutih.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjelaskam bahwa rencana pembentukan anak perusahaan swasta yang akan mengelola hak komersial kompetisi FIFA, termasuk membuka peluang penjualan saham Piala Dunia bukanlah kewajiban. Ia menambahkan bahwa proposal yang ditawarkan sebagai peluang untuk meningkatkan pendapatan demi pengembangan sepak bola dunia.
FIFA Forward Enterprise (FFE) sejatinya adalah sebuah proposal, sebuah tawaran. Itu merupakan bagian dari proses demokratis, sebuah proses konsultasi, dan yang terpenting, itu adalah sebuah peluang, bukan kewajiban,
ujar Infantino dalam video yang dirilis FIFA yang dikutip dari beIN Sports pada Kamis.
Hal ini sekaligus menjadi respons atas kritik dan penolakan.
Menurut Infantino, pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) masih sebatas usulan yang akan diputuskan melalui mekanisme demokratis.
Baca juga:
Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia bersama 2 Negara Serumpun Selain India
Ia menjelaskan, FFE dirancang untuk mengelola hak-hak komersial kompetisi FIFA sehingga potensi nilai ekonomi yang selama ini belum tergarap dapat dimanfaatkan secara optimal.
Infantino kembali menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan 211 asosiasi anggota FIFA dan Dewan FIFA melalui proses pemungutan suara.
UEFA dan Liga-Liga Eropa Menolak
Sebelumnya, sejumlah pihak, termasuk UEFA dan Liga-Liga Eropa, menyatakan penolakan terhadap rencana penjualan saham Piala Dunia. Kedua organisasi itu menilai Piala Dunia tidak boleh dijadikan aset yang diperjualbelikan kepada investor swasta.
Infantino menegaskan bahwa pembentukan FFE hanya akan berfokus pada pengelolaan aspek komersial, seperti kerja sama bisnis, hak siar, lisensi, serta pengembangan usaha baru.
"Untuk memanfaatkan nilai tersebut dibutuhkan keahlian dan wawasan tambahan yang berbeda dari tugas mengatur dan mengembangkan olahraga ini," ujarnya.
Infantino menambahkan seluruh keuntungan yang diperoleh nantinya akan dikembalikan untuk mendukung pengembangan sepak bola di 211 asosiasi anggota FIFA. Ia juga membantah bahwa langkah tersebut akan mengubah wajah sepak bola dunia.
Baca juga:
Trump Usulkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Para penggemar di seluruh dunia akan memperoleh manfaat yang sangat besar dari potensi perubahan ini karena akan mentransformasi sepak bola di negara mereka masing-masing,
ujar Infantino. (*)