MerahPutih.com - Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Indonesia pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.
Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Garuda Bakti 2026” di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (21/9).
Apel dipimpin Waastamaops Kapolri Irjen Laksana selaku Kepala Operasi (Kaops).
Baca juga:
Skuad Timnas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Ancaman Nyata Buat Indonesia
Dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Irjen Laksana, Operasi Garuda Bakti 2026 berlangsung selama 16 hari, mulai 21 September hingga 6 Oktober 2026.
5.641 Personel Dilibatkan
Sebanyak 5.641 personel dilibatkan dalam operasi tersebut. Rinciannya terdiri dari 102 personel pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah hukum Polda Metro Jaya, serta 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat.
Pengamanan dilakukan di dua stadion yang menjadi lokasi pertandingan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Baca juga:
Panduan Lengkap Cara Beli Tiket Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026 dan Harga Resminya
Amankan Sejumlah Titik Penting
Selain stadion, polisi juga mengamankan sejumlah lokasi dan jalur yang berkaitan dengan pergerakan tim, mulai dari titik kedatangan, hotel atau akomodasi, lokasi latihan, rute perjalanan tim, titik konsentrasi suporter, kantong parkir hingga objek vital.
Keberhasilan pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya diukur dari terselenggaranya pertandingan tanpa gangguan, tetapi juga ditentukan oleh terjaminnya keselamatan pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat,
ujar Irjen Laksana.
Rekayasa Lalu Lintas
Baca juga:
Berat Hati, Jay Idzes Pastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Polri juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan selama pertandingan. Patroli akan dilakukan di sejumlah titik rawan, termasuk pemantauan ruang digital.
Selain itu, kekuatan antiteror, Jibom, antidrone, dan personel penanganan kontinjensi turut disiapkan untuk menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan seluruh personel telah mendapatkan arahan mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Pengamanan disiapkan agar seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami mengajak penonton menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, dan menjunjung sportivitas selama pertandingan,
kata Budi.