Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 49 menit lalu
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara

Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi/ dok SETARA Institute

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – KETUA Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi mengingatkan pentingnya perlindungan hak privasi warga negara dalam penggunaan perangkat penyadapan oleh aparat penegak hukum. Ia menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden menjadi momentum untuk memperkuat jaminan kebebasan sipil dan mencegah penyalahgunaan kewenangan.

Hendardi mengatakan dugaan penyadapan ilegal tersebut tidak hanya menjadi persoalan yang melibatkan pejabat negara, tetapi juga membuka ruang evaluasi terhadap penggunaan instrumen penegakan hukum yang memiliki kewenangan luar biasa.


“Jika benar instrumen formal penegakan hukum, termasuk perangkat penyadapan milik negara, digunakan untuk kepentingan di luar hukum, kita sedang menyaksikan bentuk pembajakan kewenangan negara yang sangat berbahaya,” kata Hendardi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/11).


Menurut Hendardi, penggunaan perangkat penyadapan yang tidak sesuai ketentuan berpotensi menimbulkan kerentanan bagi masyarakat luas. Kelompok masyarakat sipil, aktivis, jurnalis, pembela HAM, dan pihak-pihak yang menyampaikan kritik terhadap pemerintah dapat berada dalam posisi yang rentan terhadap penyalahgunaan kewenangan.

Baca juga:

Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan

“Jika Presiden pun dapat menjadi sasaran, masyarakat biasa, aktivis, pembela HAM, jurnalis, dan kelompok kritis berada pada posisi yang lebih rentan penyalahgunaan kewenangan dan perangkat formal penegakan hukum,” ujarnya.


Ia menilai kewenangan penyadapan harus disertai mekanisme pengawasan yang memadai agar tidak digunakan untuk kepentingan di luar hukum. Hendardi juga meminta agar pengusutan kasus tersebut dilakukan secara menyeluruh. Penyidik perlu mengungkap pihak yang memerintahkan, mengetahui, maupun memfasilitasi dugaan penyadapan, serta tujuan operasi tersebut.


Menurut dia, setiap dugaan keterlibatan pihak lain harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif dan akuntabel. Hendardi mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan jajaran Bareskrim dalam mengungkap perkara tersebut. Ia berharap penanganan kasus ini menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme kepolisian dan meningkatkan kepercayaan publik.


“Pesan paling penting dari kasus ini sangat benderang. Perangkat bernegara tidak boleh menjadi alat untuk memata-matai, mengintimidasi, dan mengendalikan warga negara demi kepentingan kekuasaan politik,” kata Hendardi.


Ia menegaskan penguatan perlindungan hak privasi dan kebebasan sipil harus menjadi bagian dari transformasi penegakan hukum di Indonesia.(knu)

Baca juga:

SETARA Institute Dorong Penguatan Pengawasan Penggunaan Kewenangan Penyadapan





#SETARA Institute #Penyadapan #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Penyadapan ilegal tersebut tidak hanya menjadi persoalan yang melibatkan pejabat negara.
Dwi Astarini - 1 jam, 49 menit lalu
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Indonesia
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Pembentukan tim khusus merupakan bentuk keseriusan institusi dalam merespons dugaan tindak pidana tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Indonesia
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Mekanisme internal tersebut dilakukan secara berkesinambungan seiring dengan penanganan perkara pidana.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Indonesia
SETARA Institute Dorong Penguatan Pengawasan Penggunaan Kewenangan Penyadapan
Pengawasan yang efektif diperlukan untuk memastikan kewenangan tersebut dijalankan sesuai hukum dan tidak mengancam hak-hak warga negara.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
SETARA Institute Dorong Penguatan Pengawasan Penggunaan Kewenangan Penyadapan
Indonesia
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Polri menetapkan mantan Kadiv TIK Irjen SU sebagai tersangka keempat kasus dugaan penyadapan ilegal Presiden. Ia diduga menyetujui penghapusan hasil sadapan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Indonesia
Kasus Penyadapan Presiden, Pemerintah Disarankan Bentuk Lembaga Independen Pengawas Intersepsi
Pemerintah perlu membangun sistem pengawasan yang memastikan kewenangan intersepsi komunikasi tidak digunakan secara sewenang-wenang.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Kasus Penyadapan Presiden, Pemerintah Disarankan Bentuk Lembaga Independen Pengawas Intersepsi
Tekno
Ponsel Diduga Disadap? Jangan Panik, Ikuti 7 Langkah Pertama untuk Melindungi Data Pribadi
HP diduga disadap? Jangan panik. Kenali 7 langkah mengamankan ponsel, mengganti kata sandi, memeriksa aplikasi, hingga melindungi data pribadi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Ponsel Diduga Disadap? Jangan Panik, Ikuti 7 Langkah Pertama untuk Melindungi Data Pribadi
Indonesia
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tidak khawatir terkait kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang menyeret tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Indonesia
Presiden Prabowo Beri Arahan ke Kapolri: Ungkap Tuntas Penyadapan, jangan Ditutupi
Prabowo meminta agar proses hukum dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, secara objektif, dan transparan.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Presiden Prabowo Beri Arahan ke Kapolri: Ungkap Tuntas Penyadapan, jangan Ditutupi
Indonesia
Penyadapan Presiden Terkuak, Watimpres Minta Keamanan Komunikasi Presiden Diperkuat
Bamsoet menilai keamanan komunikasi kepala negara merupakan bagian penting dari keamanan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Penyadapan Presiden Terkuak, Watimpres Minta Keamanan Komunikasi Presiden Diperkuat
Bagikan