Konflik Amerika-Israel dan Iran Bikin Harga Plastik Melonjak, Industri Komestik Ikut Terdampak

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Konflik Amerika-Israel dan Iran Bikin Harga Plastik Melonjak, Industri Komestik Ikut Terdampak

Ilustrasi bahan baku plastik.(foto: pexel/ Stijn Dijkstra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KONFLIK Iran dan Israel membuat harga plastik dalam negeri melonjak signifikan. Situasi ini kian mencekik pelaku usaha yang bergerak di banyak sektor.
Hal itu mengingat plastik merupakan salah satu hasil industri yang banyak digunakan di berbagai sektor. Bukan hanya di bidang makanan dan minuman, industri kosmetik sampai jasa juga merasakan efek kenaikan harga plastik yang mengurangi keuntungan pengusaha.

Seperti dilansir ANTARA, kenaikan harga plastik di pasaran bahkan mencapai hingga 50 persen, tergantung pada jenis ukuran dan kualitas plastiknya. Sebagai contoh, jenis kantong plastik semula berharga normal, kini naik hingga Rp 5.000 bahkan Rp 10 ribu.

Dampak itu tak lepas dari tensi yang ada di Iran, dengan 99 persen plastik berasal dari bahan bakar fosil. Konflik Iran dan Israel menimbulkan energi lebih tinggi segera meningkatkan biaya produksi yang menyebabkan kenaikan harga dua digit untuk material seperti polietilen (PE) dan polipropilen.

Baca juga:

Air Hujan di Solo Terkontaminasi Microplastik, Bahayakan Kesehatan

Reuters menyebut kenaikan harga plastik memukul indsutri kecantikan juga. Ada tiga alasan kenaikan harga plastik berpengaruh terhadap industri kecantikan. Pertama, adanya kenaikan biaya di wadah plastik atau tabung plastik hingga transportasi. 
Kedua, membengkaknya biaya bahan baku dan transportasi karena kenaikan harga minyak dan gangguan pengiriman.
Ketiga, melemahnya daya beli dari masyarakat karena harganya yang sudah tidak terjangkau krena inflasi.

"Kami mulai melihat peningkatan biaya yang didorong inflasi harga energi, diperparah keterlambatan pengiriman," kata Simone Dominici, CEO grup kosmetik Italia Kiko, yang memperkirakan biaya tambahan terkait logistik sekitar 1,5 juta euro (USD 1,7 juta) untuk grup tersebut selama setahun, dikutip Senin (6/4).(TKA)

Baca juga:

Kurangi Polusi Mikroplastik, Pemprov DKI Bangun RDF Plant dan PSEL

#Kantong Plastik #Kosmetik #Konflik Israel-Iran
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan 760 kg merkuri di Tanjung Priok. Dalam penggeledahan itu, dua orang ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Indonesia
Konflik AS-Iran Mereda, DPR Minta Pemerintah Waspadai Risiko Energi Global
Konflik AS-Iran disebut mereda. Namun, Komisi XII DPR meminta pemerintah waspada terhadap risiko energi global.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Konflik AS-Iran Mereda, DPR Minta Pemerintah Waspadai Risiko Energi Global
Dunia
AS dan Iran Nyatakan Siap Perang, Perundingan Terkatung-Katung
Waktu berakhirnya gencatan senjata makin mendekat di tengah ketidakpastian terkait dengan perundingan yang akan dilanjutkan di Pakistan.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
AS dan Iran Nyatakan Siap Perang, Perundingan Terkatung-Katung
Indonesia
Harga Plastik Meroket 80 Persen, Ketua DPR RI Desak UMKM Balik ke Daun Pisang
Konflik geopolitik global memicu kenaikan drastis harga plastik mengingat industri dalam negeri masih bergantung pada bahan baku impor hingga 60 persen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Harga Plastik Meroket 80 Persen, Ketua DPR RI Desak UMKM Balik ke Daun Pisang
Indonesia
Harga Plastik Naik, DPR Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan
Lonjakan harga plastik yang terjadi saat ini dipicu gangguan rantai pasok global akibat konflik geopolitik internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Harga Plastik Naik, DPR Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Putuskan Berkoalisi dengan Iran, Nyatakan Perang Melawan Israel
Prabowo dikabarkan memutuskan untuk berkoalisi dengan Iran dan siap berperang lawan Israel. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Putuskan Berkoalisi dengan Iran, Nyatakan Perang Melawan Israel
Indonesia
Harga Plastik Naik hingga 40 Persen, Pramono Anung Dorong Alternatif Ramah Lingkungan
Harga plastik di Jakarta melonjak hingga 40 persen akibat faktor global. Pramono Anung mendorong penggunaan alternatif seperti daun pisang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Harga Plastik Naik hingga 40 Persen, Pramono Anung Dorong Alternatif Ramah Lingkungan
Indonesia
Harga Plastik di Jakarta Melonjak, 60 Persen Bahan Baku Masih Impor dari Timur Tengah
Harga plastik di Jakarta kini melonjak hingga 40 persen. Hal itu imbas dari konflik Timur Tengah. Lalu, bahan bakunya masih diimpor.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Harga Plastik di Jakarta Melonjak, 60 Persen Bahan Baku Masih Impor dari Timur Tengah
Bagikan