AS dan Iran Nyatakan Siap Perang, Perundingan Terkatung-Katung

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
AS dan Iran Nyatakan Siap Perang, Perundingan Terkatung-Katung

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari 2026. Foto X

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — AMERIKA Serikat dan Iran, pada Senin (20/4), memperingatkan bahwa mereka siap berperang. Waktu berakhirnya gencatan senjata makin mendekat di tengah ketidakpastian terkait dengan perundingan yang sebelumnya diumumkan Presiden AS Donald Trump akan dilanjutkan di Pakistan.

Gedung Putih menyatakan Wakil Presiden JD Vance siap terbang kembali ke ibu kota Pakistan, Islamabad, yang tampak sedang bersiap untuk putaran kedua perundingan guna mengakhiri perang yang telah melanda Timur Tengah dan mengguncang pasar global.

Namun, pemerintah Iran yang dipimpin ulama menolak memastikan partisipasinya dan menuduh Amerika Serikat melanggar gencatan senjata melalui blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran serta penyitaan sebuah kapal.

“Dengan memberlakukan blokade dan melanggar gencatan senjata, Trump ingin mengubah meja perundingan ini menjadi meja penyerahan diri atau membenarkan dimulainya kembali permusuhan, sesuai kehendaknya,” kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, yang memimpin delegasi dalam perundingan di Pakistan, dua minggu lalu.

Baca juga:

AS Janji Serang Infrastruktur, Iran Tolak Perundingan di Bawah Ancaman



“Kami tidak menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman, dan dalam dua minggu terakhir kami telah bersiap untuk menunjukkan kartu baru di medan perang,” ujarnya di X.

Garda Revolusi Iran juga memperingatkan akan menargetkan setiap kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz tanpa izin.

Trump menuduh Teheran melanggar gencatan senjata dengan mengganggu kapal-kapal di Selat Hormuz. Jalur transit bagi seperlima minyak dunia itu hampir sepenuhnya ditutup Iran sebagai balasan atas perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel. Dalam salah satu dari serangkaian unggahan bernada marah di platform Truth Social miliknya, Trump menegaskan blokade tersebut benar-benar menghancurkan Iran dan tidak akan berakhir sampai ada kesepakatan. Amerika Serikat telah menekan Iran untuk memberikan konsesi terkait dengan program nuklir mereka yang kontroversial.

Trump mengatakan kepada PBS News bahwa Iran seharusnya hadir dalam perundingan di Pakistan. “Kami sepakat untuk hadir di sana,” ujarnya, seraya memperingatkan, jika gencatan senjata berakhir, banyak bom akan mulai meledak. Ia juga mengatakan kepada Bloomberg News bahwa sangat kecil kemungkinan ia akan memperpanjang gencatan senjata dua minggu tersebut.

Berdasarkan waktu dimulainya, gencatan senjata itu secara teori berakhir pada Selasa (21/4) malam waktu Teheran. Namun, dalam komentarnya kepada Bloomberg, Trump mengatakan batas akhirnya sehari kemudian, yaitu Rabu (22/4) malam waktu Washington.(dwi)

Baca juga:

Amerika Serikat Bersiap untuk Perundingan dengan Iran, Situasi Selat Hormuz masih Panas

#Amerika Serikat #Iran #Donald Trump #Konflik Israel-Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 15 menit lalu
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Gubernur Tolak Usulan Trump Ubah New Mexico Jadi New America
New Mexico merupakan negara bagian ke-47 AS yang bergabung pada 1912 dengan ibukota Santa Fe dan kota terbesar ​​​​​​​Albuquerque.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 15 menit lalu
Gubernur Tolak Usulan Trump Ubah New Mexico Jadi New America
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Dunia
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Pesawat keluar dari ujung landasan pada Minggu sekitar pukul 14.00 waktu setempat setelah tiba dari San Juan, Puerto Rico.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Dunia
Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Perubahan tersebut dilakukan untuk pengguna yang berada di Amerika Serikat, sedangkan pengguna di Kanada tetap akan melihat nama Danau Ontario.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
 Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap dua peluncur milik Iran di Pulau Larak.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Dunia
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun Truth Social, Trump tampak mencoret tulisan 'Lake Ontario' pada peta dan menggantinya dengan 'Lake America'.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Bagikan