Merahputih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengalihkan pelayanan perjalanan kereta api jarak jauh akibat aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (12/6).
Penghentian luar biasa seluruh kereta api keberangkatan dan kedatangan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara guna menghindari keterlambatan calon penumpang akibat kemacetan lalu lintas.
Kebijakan ini mulai diberlakukan pukul 13.00 WIB,
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
Langkah antisipasi ini merespons potensi kepadatan arus kendaraan menuju arah Stasiun Gambir. Massa aksi memusatkan kegiatan penyampaian pendapat di jantung ibu kota, sehingga berpotensi menyumbat akses jalan utama.
Baca juga:
Antisipasi Kemacetan Total Jakarta
Pihak manajemen memilih Stasiun Jatinegara sebagai titik stop tambahan demi memberikan kepastian perjalanan. Rekayasa operasi ini mempermudah masyarakat mengakses transportasi umum tanpa perlu menembus barikade kemacetan.
“Penambahan pemberhentian di Stasiun Jatinegara merupakan bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan agar tetap dapat melakukan perjalanan dengan nyaman, aman, dan tepat waktu, meskipun terdapat potensi kepadatan lalu lintas,” kata Franoto.

Franoto memastikan perubahan lokasi pelayanan tidak mengubah jam keberangkatan awal kereta. Calon penumpang diminta memperhatikan jam yang tertera pada tiket masing-masing agar tidak tertinggal.
“Jadwal perjalanan kereta api tetap sesuai dengan yang tertera pada tiket,” ucap Franoto menegaskan.
KAI Daop 1 Jakarta memanfaatkan saluran SMS dan WhatsApp blast sebagai media sosialisasi mendadak ini. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh informasi darurat sampai langsung ke tangan calon penumpang secara cepat.
Daftar Kereta Terdampak Aksi Unjuk Rasa
Sebanyak 16 perjalanan kereta api keberangkatan Stasiun Gambir akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk mengangkut penumpang:
-
KA 58F Purwojaya (Gambir – Kroya) | Jam 13.39 WIB
-
KA 44 Taksaka (Gambir - Yogyakarta) | Jam 14.14 WIB
-
KA 38 Brawijaya (Gambir - Malang) | Jam 15.58 WIB
-
KA 8 Bima (Gambir - Surabaya Gubeng) | Jam 17.14 WIB
-
KA 7008C KA Tambahan GMR–YK (Gambir - Yogyakarta) | Jam 17.30 WIB
-
KA 36 Gajayana (Gambir - Malang) | Jam 19.04 WIB
-
KA 124B Cakrabuana (Gambir - Purwokerto) | Jam 19.24 WIB
-
KA 42 Sembrani (Gambir - Surabaya Pasar Turi) | Jam 19.44 WIB
-
KA 32 Pandalungan (Gambir - Surabaya Pasar Turi) | Jam 20.09 WIB
-
KA 4B Anggrek (Gambir - Surabaya Pasar Turi) | Jam 20.44 WIB
-
KA 14 Argo Lawu (Gambir - Solo Balapan) | Jam 20.59 WIB
-
KA 54 Purwojaya (Gambir - Kroya) | Jam 21.09 WIB
-
KA 48 Taksaka (Gambir - Yogyakarta) | Jam 21.34 WIB
-
KA 120B Gunungjati (Gambir - Cirebon) | Jam 22.20 WIB
-
KA 64B Manahan (Gambir - Solo Balapan) | Jam 23.04 WIB
-
KA 30B Argo Anjasmoro (Gambir - Surabaya Pasar Turi) | Jam 23.49 WIB
Baca juga:
Kapolri Peringatkan Massa Demo Reformasi Jilid II jangan Anarkistis
Sementara itu, 9 kereta api menuju Stasiun Gambir juga menurunkan penumpang di Stasiun Jatinegara:
-
KA 141B Parahyangan (Bandung - Gambir) | Jam 13.00 WIB
-
KA 43 Taksaka (Yogyakarta - Gambir) | Jam 13.20 WIB
-
KA 13 Argo Lawu (Solo Balapan - Gambir) | Jam 15.10 WIB
-
KA 137B Parahyangan (Bandung - Gambir) | Jam 15.50 WIB
-
KA 1B Anggrek (Surabaya Pasar Turi - Gambir) | Jam 16.39 WIB
-
KA 61B Manahan (Solo Balapan - Gambir) | Jam 17.16 WIB
-
KA 123B Cakrabuana (Cirebon - Gambir) | Jam 18.32 WIB
-
KA 47 Taksaka (Yogyakarta - Gambir) | Jam 20.41 WIB
-
KA 119B Gunungjati (Semarang Tawang - Gambir) | Jam 21.24 WIB