MerahPutih.com - Fenomena sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di ibu kota yang mulai memasang pagar tinggi, menulai pro dan kontra serta berbagai pendapat karena khawatir terhadap potensi demonstrasi berskala besar.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Golkar, Basri Baco ikut menanggapi. langkah tersebut tidak perlu menjadi pilihan apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga situasi tetap kondusif.
Baco sejalan dengan pandangan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menilai pemasangan pagar tinggi bukan merupakan gambaran situasi kota yang ideal.
Pemerintah DKI Jakarta telah membangun koordinasi yang intensif bersama Polri, TNI, dan seluruh aparat penegak hukum guna memastikan keamanan Jakarta tetap terjaga. Peristiwa kericuhan yang sempat terjadi pada Agustus 2025 tidak kembali terulang.
Baca juga:
Baru Dipasang Beberapa Hari, Pagar Tinggi Mal Kokas Akhirnya Dibongkar Kena Tegur Gubernur
Dia berujar, sinergi antarlembaga yang semakin kuat, ditambah dukungan masyarakat, menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas Ibu Kota.
Selain aparat keamanan, kata dia, masyarakat juga memiliki peran besar dalam menciptakan suasana yang aman dengan tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memicu konflik.
Baco mengingatkan, fasilitas sosial (fasos) maupun fasilitas umum (fasum) yang dibangun pemerintah merupakan aset bersama yang dibiayai dari pajak masyarakat. Karena itu, seluruh warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya.
Dia menegaskan, pemerintah tidak pernah melarang masyarakat menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi karena hal tersebut telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Penyampaian aspirasi harus dilakukan secara tertib, damai, dan tidak berujung tindakan anarkis.
Silakan menyampaikan pendapat karena itu hak setiap warga negara. Tetapi jangan sampai penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara-cara yang merusak fasilitas umum, melukai orang lain, bahkan sampai menghilangkan nyawa. Jakarta harus tetap menjadi rumah yang aman bagi semua,
jelas Baco.
Dia menambahkan, iklim investasi, aktivitas ekonomi, hingga kenyamanan masyarakat sangat bergantung pada situasi keamanan yang kondusif. Seluruh pihak diharapkan mengedepankan dialog dan menghormati proses hukum dalam menyampaikan setiap aspirasi. (Asp).

