Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Anies Akui Sebagian Warganya Anggap Enteng COVID-19

Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2020

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menilai banyak masyarakat DKI yang menganggap enteng pandemi virus corona. Seperti tak mengindahkan imbauan pemerintah soal PSBB dengan adanya warga yang masih keluar rumah dan tak menggunakan masker.

"Ketika masalah yang kita hadapi tidak terlihat, tidak semua bisa memahami karena sebagian menganggap ini (virus corona) sesuatu yang ringan," kata Anies saat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2020 yang ditayangkan melalui YouTube Radio Disdik Jakarta Senin (4/5).

Baca Juga:

Politikus Nasdem: Hentikan Arus Manusia Keluar-Masuk Jabodetabek

Padahal, penyakit dengan gejala batuk, demam dan flu ini berdampak pada kematian bagi penderitanya.

"Kita berhadapan dengan masalah COVID-19 yang virusnya tidak nampak, tapi kita nampak satu per satu oang sakit, lalu masuk rumah sakit kemudian sembuh dan ada juga yang wafat," terang Anies.

Anies kemudian mengimbau masyarakat untuk mengikuti aturan pemerintah selama PSBB berlangsung. Apalagi Anies telah menerbitkan Peraturan Gubernur Jakarta Nomor 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di DKI.

Kelurahan Sunter Agung memasang sejumlah spanduk imbauan pencegahan virus corona (COVID-19) di fasilitas umum. (ANTARA/Humas Pemkot Jakarta Utara)
Kelurahan Sunter Agung memasang sejumlah spanduk imbauan pencegahan virus corona (COVID-19) di fasilitas umum. (ANTARA/Humas Pemkot Jakarta Utara)



Anies menuturkan, hasil pendidikan yang diperoleh masyarakat dapat menenrespon mereka terhadap wabah corona. Pandemi corona juga dapat menjadi peringatan Pemda DKI untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Sebab, begitu banyak warga DKI yang terinfeksi COVID-19 karena kurangnya kesadaran terhadap penularan virus ini. Karena itu, lanjut Anies betapa pentingnya pendidikan di masyarakat, salah satunya untuk membangun kesadaran tentang bahaya corona.

Baca Juga:

Tak Transparan Soal Corona, Pengamat: Pemerintah Takut Ada Gejolak Sosial Ekonomi

"Pada akhirnya pendidikan bukan soal angka di atas kertas, tapi pendidikan adalah soal tumbuhnya pribadi berkarakter, dan karakter itu bisa saja lengkap dan di sana memunculkan perilaku di masyarakat," ungkapnya. (Asp)

Baca Artikel Asli