MerahPutih Internasional - Kelompok hak asasi Amnesti Internasional mengkritisi kondisi "tidak manusiawi" kamp pengungsian di Austria.
Amnesti menyampaikan bahwa sekitar 1500 orang tidur di ruang terbuka di Traiskirchen pusat, dekat Vienna.
Ini menunjukkan bahwa fasilitas tersebut tidak manusiawi dan tidak terorganisir dengan baik. Kemudian perawatan medis di sana juga tidak memadai.
Menanggapi hal ini, Menteri Dalam Negeri mengatakan akan mencoba memperbaiki situasi di kamp.
Austria memang sedang menghadapi "situasi ekstrem" karena bertambahnya jumlah warga yang mencari suaka di wilayahnya.
Ketua Amnesti Internasional cabang Austria Heinz Pazelt menceritakan pada BBC bagaimana "memalukannya" kondisi pengungsian tersebut. Khususnya untuk negara kaya seperti Austria.
"Mereka ditinggalkan sendiri dan harus bertahan. Mereka adalah orang yang terakhir kali mendapat makanan dan ini adalah pelanggaran berat HAM, terlebih untuk anak-anak," ujarnya.
BACA JUGA:
Mobil Meleleh Akibat Gelombang Panas di Italia
Rayakan Kemenangan PD II, Ratu Elizabeth Jadi Target Pembunuhan ISIS
Jet Tempur F-16 AS Jatuh Secara Misterius di Jerman, Ada Apa?