Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi

Ilustrasi Banji Jakarta/dok BPBD DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Ratusan RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Jumat (23/1) malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 126 RT dan 18 ruas jalan terdampak genangan.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 126 RT dan 18 ruas jalan tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Jumat (23/1).

Sebaran Wilayah Jakarta yang Terendam Banjir

Di Jakarta Barat, terdapat 47 RT yang terdampak, meliputi Kelurahan Duri Kosambi (5 RT), Kapuk (3 RT), Kedaung Kali Angke (8 RT), Rawa Buaya (8 RT), Jelambar (4 RT), Kedoya Selatan dan Kedoya Utara (7 RT), Sukabumi Utara (1 RT), Kembangan Selatan (4 RT), Kembangan Utara (2 RT), serta Meruya Selatan (1 RT). Ketinggian air dilaporkan mencapai 120 cm.

Sementara di Jakarta Selatan, banjir merendam 40 RT yang tersebar di Kelurahan Pondok Labu (1 RT), Petogogan (26 RT), Cipulir (1 RT), Duren Tiga (1 RT), Pejaten Timur (3 RT), dan Ulujami (8 RT).

Di Jakarta Timur, terdapat 32 RT terdampak, meliputi Kelurahan Rawa Terate (1 RT), Bidara Cina (4 RT), Cipinang Muara (2 RT), Kampung Melayu (4 RT), Cipinang Melayu (9 RT), Halim Perdana Kusuma (7 RT), Makasar (4 RT), serta Pinang Ranti (1 RT).

Sedangkan di Jakarta Utara, banjir menggenangi 7 RT di Kelurahan Kapuk Muara.

Baca juga:

Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama

Ratusan Warga Mengungsi akibat Banjir

Banjir memaksa warga mengungsi ke sejumlah lokasi. Di Jakarta Barat, pengungsian berada di Kelurahan Kedaung Kali Angke, antara lain Masjid Jami Al Khaeer (28 jiwa), Masjid Jami Al Fudhollah RT 01/RW 08 (60 jiwa), Masjid Muhajirin (48 jiwa), PAUD Nusantara (48 jiwa), dan Pos RW 002 (49 jiwa).

Di Kelurahan Kota Bambu Selatan, pengungsi berada di Aula Rusunawa KS Tubun (65 jiwa). Sementara di Kelurahan Meruya Selatan, warga mengungsi di rumah warga dekat Musholla Al Jihad (57 jiwa).

Pengungsian juga tercatat di Kelurahan Kembangan Selatan (Majlis Daarul Muhyi, 60 jiwa), Rawa Buaya (Masjid Baitul Rahman 177 jiwa dan Masjid Hidayatussalam 9 jiwa), Jelambar (Musholla At Taqwa 67 jiwa dan Masjid Nurul Islam 10 jiwa), serta Kembangan Utara (Masjid Jami Al Ikhlas 30 jiwa).

Baca juga:

Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam

Di Jakarta Pusat, lokasi pengungsian berada di Kelurahan Karet Tengsin, yakni RPTRA Segas RW 06 (60 jiwa), RPTRA Intiland RW 07 (38 jiwa), Aula Masjid Muhajirin RW 07 (68 jiwa), PAUD Nusantara RW 07 (78 jiwa), dan Pos RW 02 (12 jiwa).

Sementara di Jakarta Timur, pengungsi berada di Kelurahan Cipinang Melayu (Masjid Al Muqorrobin 69 jiwa), Kelurahan Halim Perdana Kusuma (Aula Kantor Kelurahan 89 jiwa dan Masjid At Taubah 120 jiwa).

Adapun di Jakarta Utara, pengungsi berada di Kelurahan Kapuk Muara, Gang Masjid Nurul Jannah RW 02, dengan total 97 jiwa.

Baca juga:

TransJakarta Hentikan Layanan Rute Grogol & Jakut Akibat Banjir, Jalur Sibuk Blok M Dialihkan

18 Ruas Jalan di Jalan Tergenang Banjir

BPBD juga mencatat 18 ruas jalan terendam banjir, di antaranya Jalan Pegangsaan Dua Depan Apartemen Greenhill, Kelurahan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara; Jalan Teluk Permata, Kelurahan Pejagalan; Jalan Srengseng Raya; Jalan Daan Mogot KM 13 (seberang Victoria/Pabrik Gelas), Kelurahan Cengkareng Timur.

Kemudian, sejumlah ruas jalan di wilayah Kapuk, Jelambar, Kedaung Kali Angke, Kembangan Utara, Joglo, Duri Kosambi, Kamal, hingga Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. (Asp)

#Banjir Jakarta #Cuaca Ekstrem #BPBD DKI Jakarta #Pengungsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Pemerintah sudah menyediakan sarana untuk menambah kedalaman sumur bor. Pemilik rumah hanya perlu menyediakan lokasi serta tempat penampungan air.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Indonesia
Krisis Air Bersih Melanda Jaksel, BPBD Kerahkan Mobil Tangki 5.000 Liter
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk memasok air bersih kepada warga terdampak.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Krisis Air Bersih Melanda Jaksel, BPBD Kerahkan Mobil Tangki 5.000 Liter
Indonesia
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Dinkes DKI Jakarta disarankan bekerja sama dengan dinas dan badan usaha milik daerah (BUMD) terkait untuk menyediakan titik-titik pembagian air minum gratis.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Indonesia
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Beberapa daerah bahkan perlu mewaspadai angin kencang yang dapat muncul bersamaan dengan perubahan cuaca.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Dunia
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Terjadi persis seperti yang telah diperkirakan para ilmuwan sejak puluhan tahun lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Indonesia
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Proses belajar mengajar dan kegiatan sekolah kembali berjalan normal mulai Rabu (9/9) karena situasi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau dinilai cukup membaik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
BMKG keluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam sepekan ke depan.
Frengky Aruan - Senin, 07 September 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Sumatera Utara, Ada Potensi Bencana Hidrometeorologi
Bagikan