BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 3 menit lalu
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat

Ilustrasi cuaca panas. ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat hingga bikin gerah luar biasa, terutama di siang bolong? Menurut penjelasan BMKG, penyebab cuaca panas ekstrem yang melanda berbagai wilayah Indonesia belakangan ini dipicu oleh puncak musim kemarau, minimnya awan, dan hantaman El Nino 2026 yang tergolong sangat kuat.

Fenomena lonjakan suhu panas Jakarta serta kota besar lainnya juga otomatis makin parah karena terjebak efek Urban Heat Island atau penumpukan panas di area beton dan aspal.

Baca juga:

Suhu Tinggi Konsentrasi Di Atas Ambang Batas Normal Munculkan Blue Fire Papandayan

Kalau kamu rajin memantau timeline medsos, keluhan soal teriknya kemarau panjang 2026 memang lagi ramai-ramainya dibahas netizen.

Hal ini wajar banget terjadi, apalagi laporan BMKG cuaca panas mencatat bahwa pada periode Oktober ini posisi semu matahari sedang berada tepat di belahan bumi selatan.

Artinya, wilayah Indonesia bagian selatan sedang menerima jatah penyinaran matahari paling maksimal tanpa ada "payung" pelindung alami karena kondisi langit yang sangat cerah.

Ilustrasi.


Kombinasi Langit Cerah dan Radiasi Maksimal

Cuaca yang terasa seperti memanggang kulit ini sebenarnya adalah siklus yang bisa dijelaskan secara ilmiah.

Direktur Perubahan Iklim BMKG, Fachry Radjab, merespons ramainya keluhan masyarakat dengan menjabarkan faktor-faktor utama di balik hawa panas yang bikin sumuk tersebut.

"Udara panas saat ini ada beberapa hal yang menyebabkan, pertama karena memang sebagian wilayah Indonesia masih dalam keadaan periode musim kemarau. Kemudian tutupan awan juga sangat minim, sehingga radiasi matahari itu maksimal," ungkap Fachry.

Karena minimnya awan, tidak ada penghalang bagi sinar matahari sebelum menyentuh permukaan bumi. Hal ini bikin siang hari terasa jauh lebih terik, sementara posisi matahari yang mengarah ke selatan membuat intensitas pemanasan lebih fokus di kawasan tersebut.


Hantaman El Nino 2026 yang Super Kuat

Bukan cuma karena siklus musim tahunan, anomali iklim global juga punya peran besar bikin kita terus-terusan mandi keringat. Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menambahkan bahwa fenomena El Nino yang sedang aktif-aktifnya di tahun ini langsung berimbas pada panjang dan keringnya durasi musim kemarau di Tanah Air.

"Pengaruh El Nino untuk periode 2026 ini, BMKG memang menyatakan bahwa El Nino sedang aktif bahkan berkategori sangat kuat, dan berkontribusi mengurangi curah hujan di Indonesia sehingga musim kemarau menjadi lebih kering dan lebih panjang," tegas Guswanto.

Imbas dari minimnya curah hujan dan teriknya matahari ini adalah tingkat kelembapan udara yang ikut merosot tajam. Udara yang terlampau kering inilah yang memicu tubuh manusia lebih gampang kehilangan cairan.


Efek Urban Heat Island: Mengapa Jakarta Terasa Seperti Oven?

Buat kamu yang tinggal atau bekerja di area metropolitan seperti Jakarta, rasa gerahnya pasti terasa berkali-kali lipat lebih menyiksa, bahkan ketika matahari sudah terbenam. Fenomena lokal ini dikenal dengan sebutan Urban Heat Island (UHI).

Baca juga:

Prakiraan Cuaca BMKG 13 Oktober 2026: Waspada Hujan Petir Mengintai Kota-Kota dari Jakarta Hingga Papua

Tata kota yang didominasi jalanan aspal, tembok beton, gedung pencakar langit, serta polusi dari jutaan kendaraan bermotor membuat panas matahari tidak bisa langsung menguap, melainkan tersimpan lebih lama di permukaan kota.

"Efek urban heat island Jakarta ini faktor lokal. Aspal, beton, gedung, kendaraan, dan minimnya area hijau membuat panas tersimpan lebih lama dibanding daerah yang lebih banyak vegetasi," papar Guswanto.

Kondisi inilah yang menjawab keheranan banyak orang kenapa malam hari di kota besar sering kali masih saja terasa gerah dan pengap. Area hijau atau vegetasi yang minim bikin hawa panas terperangkap, memaksa warga kota untuk pintar-pintar menjaga hidrasi agar terhindar dari cuaca yang tidak bersahabat ini.

#Gelombang Panas #BMKG #Cuaca Ekstrem #Cuaca Ekstrem Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 3 menit lalu
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 13 Oktober 2026: Waspada Hujan Petir Mengintai Kota-Kota dari Jakarta Hingga Papua
Jangan sampai salah kostum! Cek prakiraan cuaca BMKG hari ini, Selasa, untuk wilayah Jakarta, Jawa, Sumatera, hingga Papua. Waspada potensi hujan petir dan awan tebal!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 13 Oktober 2026: Waspada Hujan Petir Mengintai Kota-Kota dari Jakarta Hingga Papua
Indonesia
Prakiraan Cuaca Hari ini 12 Oktober 2026: Jakarta Hujan Ringan, Bandung Waspada Petir
Prakiraan cuaca BMKG 12 Oktober 2026 kemungkinan diguyur hujan ringan hingga petir. Berikut daftarnya.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Hari ini 12 Oktober 2026: Jakarta Hujan Ringan, Bandung Waspada Petir
Olahraga
BMKG Perkirakan Jakarta Diguyur Hujan Malam Ini, Cek Wilayah yang Berpotensi Basah
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi hujan ringan pada Sabtu malam. Simak prakiraan cuaca, suhu udara, dan kecepatan angin.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
BMKG Perkirakan Jakarta Diguyur Hujan Malam Ini, Cek Wilayah yang Berpotensi Basah
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 9 Oktober 2026, BMKG: Seluruh Wilayah Diprediksi Cerah
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta cerah pada Jumat, 9 Oktober 2026. Simak suhu dan kelembapan di Kepulauan Seribu hingga Jakarta Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 9 Oktober 2026, BMKG: Seluruh Wilayah Diprediksi Cerah
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia Jumat (9/10): Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga petir di sejumlah kota pada Jumat (9/10). Simak prakiraan cuaca di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia Jumat (9/10): Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang 9 Hingga 11 Oktober 2026
Cek potensi hujan 9-11 Oktober 2026 di daerahmu! Temukan daftar wilayah status siaga hujan lebat dan ancaman angin kencang selengkapnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Oktober 2026
Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang 9 Hingga 11 Oktober 2026
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 8 Oktober 2026, Berawan Tebal Seharian
Sebagian besar wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu akan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal pada Kamis (8/10).
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 8 Oktober 2026, Berawan Tebal Seharian
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Bagikan