MerahPutih.com - AKP Revi Mingga terluka parah seusai ditabrak gerombolan pembalap liar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (17/5) dini hari WIB.
Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat ini mengatakan, ia mengalami luka parah di sekujur tubuhnya seperti di bagian mata, pinggang hingga kaki.
Baca Juga
Pemprov DKI Punya Bilik Isolasi Mandiri Kasus ODP Corona, Ukurannya 2,5x2,5 Meter
"Masih bedrest. Ada pendarahan di bagian kepala bagian belakang," kata Revi kepada MerahPutih.com di Jakarta, Senin (18/5).
Revi menjelaskan, bagian sekitar mata juga mengalami luka parah karena sempat tertimpa motor saat dirinya jatuh ditabrak.
Bahkan, ia sempat khawatir tak bisa melihat karena cidera yang dialaminya.
"Saya khawatir maka mata saya buta. Ternyata syukurnya masih bisa melihat. Robek lukanya. Cukup dalam dan langsung dijahit;" terang Revi.
Mantan Wakapolsek Sawah Besar ini menceritakan, kejadian bermula ketika ia habis berpatroli dalam rangka penanganan COVID-19 dan keamanan wilayah di kawasan Johar Baru, Menteng, Cempaka Putih, Sawah Besar dan Senen.
Kebetulan, kegiatan tersebut juga diikuti Kapolres Jakarta Pusat dan Dandim. Menjelang pagi, ia dan tim memutuskan ke wilayah Bunderan Hotel Indonesia untuk bersiaga disana. Kebetulan, tim lainnya sudah kembali ke Polres Metro Jakarta Pusat.
"Saya diminta Kasat Sabhara ke HI," jelas Revi.
Karena situasi sudah dirasa landai, Revi dan anggota lainnya lantas duduk di atas pembatas jalan (barier) yang berada persis di depan Hotel dan Plaza Indonesia sembari menyantap hidangan untuk sahur.
"Motor saya parkir di ujung. Saya duduk di barir beton madep ke Hotel Kempinski. Saya sahur sama anggota disana," ungkap Revi.
Pria yang tinggal di kawasan Ciracas ini lantas mendengar suara deru gerombolan motor dari arah Monas menuju HI. Tak disangka, pengemudi motor yang mayoritas remaja itu langsung menabrak dirinya hingga terpental. Sementara, anggota yang lain tak terkena.
"Ada suara rem dan saya lagi kejadian. Saya diri ditabrak hingga jatuh kedepan. Tiba tiba saya ketiban, hingga mata saya nyaris kena," sebut Revi.
Ia curiga, pelaku mengambil jalur di sebelah kanan dan hilang kendali. Oleh anggotanya, Revi langsung dibawa ke RSCM untuk menjalani perawatan medis.
Namun, karena sang istri bekerja di Rumah Sakit Cikini, ia akhirnya dirujuk kesana. Revi hanya berharap dirinya bisa kembali sembuh dan beraktivitas lagi.
"Kondisi masih belum baik. Sekarang mau proses pengobatan," tutup Revi.
Baca Juga
Guru Besar UNS Kritik Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan di Tengah Pandemi
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, lima orang yang diamankan dari peristiwa ini. Sementara, yang empat dibawa ke Satlantas Jakarta Pusat untuk diperiksa soal kendaraanya.
"Satu orang yang nabrak dibawa ke Polda untuk diperiksa laka lantasnya. Mereka diminta tuk melengkapi kelengkapan motornya," jelas Heru.
Masih menyelidiki kemungkinan mereka menggunakan minuman keras dan obat terlarang lainnya. (Knu)