MerahPutih.com - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyebutkan bahwa 75.236.003 dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan di negara tersebut hingga Minggu pagi (28/2). Selain itu, sebanyak 96.402.490 dosis telah didistribusikan.
Hitungan itu adalah untuk dosis vaksin COVID-19 buatan Moderna dan Pfizer-BioNTech hingga pukul 06:00 Waktu Timur, Minggu, dan membutuhkan masing-masing dua dosis.
Pada Sabtu (27/2), CDC melaporkan bahwa 72.806.180 dosis vaksin telah diberikan dan 96.402.290 dosis telah disalurkan. Demikian menurut CDD, seperti dikutip Antara.
Baca Juga:
Menurut CDC, hingga Minggu 49.772.180 orang telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin, sementara 24.779.920 orang telah mendapatkan dua dosis.
Sebanyak 7.112.537 dosis vaksin telah diberikan di fasilitas kesehatan jangka panjang, CDC melaporkan.
Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengizinkan pengangkutan dan penyimpanan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech pada suhu standar freezer hingga dua pekan.
"Ini menggambarkan opsi lain penyimpanan botol kecil (vial) vaksin dalam freezer bersuhu sangat rendah antara -80ºC sampai -60ºC (112ºF sampai -76ºF)," kata FDA melalui pernyataan.
Baca Juga:
Deportasi 1.086 Warga Myanmar, Malaysia Dikecam Aktivis HAM Dalam Negeri
Direktur Penelitian dan Evaluasi Biologi FDA, Peter Marks, menyebutkan bahwa suhu alternatif ini memungkinkan botol-botol vaksin diangkut dan disimpan dalam kondisi yang lebih fleksibel.
"Suhu alternatif untuk pengangkutan dan penyimpanan (botol vaksin) akan membantu meringankan beban pengadaan perlengkapan freezer bersuhu sangat rendah ke lokasi vaksinasi sekaligus membantu pendistribusian vaksin ke lebih banyak lokasi vaksinasi," kata Marks.
Perusahaan farmasi Pfizer mengajukan permohonan izin ke FDA untuk penggunaan freezer suhu standar itu pekan lalu. (*)
Baca Juga: