Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

3 Nama Dominasi Eksposur Digital Pilkada Jakarta

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Agustus 2024

MerahPutih.com - Pilkada Jakarta menjadi perhatian publik. Namun, sampai saat ini, partai politik masih menyembunyikan jagoannya yang akan bertarung.

Tetapi, nama Anies Baswedan, Kaesang Pangarep dan Ridwan Kamil mempunyai eksposur yang dominan berdasarkan Survei Digital Pilkada Jakarta.

"Dari hasil survei digital media monitoring kami, terlihat ada tiga nama yang memperoleh ekspos dominan, yakni Anies Baswedan, Kaesang dan Ridwan Kamil," ujar Direktur PEDAS Anthony Leong di Jakarta, Minggu (4/8).

Anies Baswedan memiliki eksposur paling dominan dengan jumlah 74.186 berkat deklarasinya sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Baca juga:

Hasto Pastikan PDIP Bakal Lawan KIM di Pilkada, Tidak Ada Kotak Kosong

Sedangkan Kaesang menduduki peringkat kedua dengan eksposur sebanyak 33.584 yang didorong oleh aktivitas blusukan di berbagai wilayah Jakarta.

Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil mendapatkan eksposur sebesar 19.636 terkait pemberitaan tentang kemungkinan dirinya masuk dalam kontestasi Pilgub Jakarta.

Terkait sentimen analisis, Anies Baswedan memperoleh 51.854 sentimen positif, 9.317 sentimen negatif dan 13.015 sentimen netral dari total 74.186 eksposur.

Kaesang mendapat 17.941 sentimen positif, 10.292 sentimen negatif dan 5.351 sentimen netral dari total 33.584 eksposur. Sedangkan Ridwan Kamil mendapat 13.587 sentimen positif, 3.127 sentimen negatif dan 2.922 sentimen netral dari total 19.636 eksposur.

Baca juga:

Ridwan Kamil Akan Maju di Pilkada Jakarta dan Dedi Mulyadi di Jabar, Demokrat: Sejak Awal seperti Itu

Isu positif mendongkrak eksposur Anies Baswedan, adalah keseriusannya mempertimbangkan kembali menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2024 dan mendapat dukungan dari DPW PKS DKI Jakarta sebagai calon gubernur.

"Ada juga isu negatif yang muncul, seperti KPU DKI memastikan duet Anies-Ahok di Pilkada 2024 tidak bisa terwujud serta pandangan pengamat yang menyebut wacana Anies-Kaesang hanya gimmick PSI," katanya.

Baca Artikel Asli