MerahPutih.com - Banjir bandang menyapu wilayah utara Nepal pada Rabu pagi, 26 Agustus, setelah aliran air yang sangat deras dari China menerjang Sungai Bhote Koshi.
Korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda Nepal dan China meningkat menjadi 633 orang, sementara hampir 3.000 orang masih dinyatakan hilang
Sementara, jumlah wisatawan asing yang berhasil diselamatkan pascabanjir bandang di Nepal bertambah menjadi 261 orang, sementara 320 lainnya masih belum dapat dihubungi, kata departemen pariwisata negara tersebut, Sabtu (29/8).
Pada pukul 18.00 [12.15 GMT], 29 Agustus 2026, sebanyak 261 warga negara/wisatawan asing berhasil diselamatkan,
demikian pernyataan departemen tersebut di X.
Pada saat yang sama, pihak berwenang masih belum dapat menghubungi 320 orang lainnya. Di antara mereka yang diselamatkan itu adalah warga negara India, China, Spanyol, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Italia, Bulgaria, serta Swiss. Kewarganegaraan dari 21 orang lainnya belum dapat dipastikan.
Chitwan dan Nawalparasi East termasuk wilayah yang terdampak paling parah, sementara puluhan korban juga ditemukan di Gorkha, Dhading, dan Nuwakot setelah Sungai Bhotekoshi dan Trishuli meluap. Kedua sungai tersebut merupakan aliran utama yang berhulu di kawasan Himalaya.
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.