MerahPutih.com - Kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia hingga saat ini masih belum bisa dikendalikan.
Ini terlihat dari masih tingginya jumlah kasus baru dan angka kematian.
Data yang dihimpun pemerintah hingga Jumat (23/7), ada penambahan 49.071 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir.
Baca Juga:
Kampung Jokowi Bertahan di Level 4 COVID-19, Ini Penjelasan Pemkot Solo
Padahal, beberapa hari sebelumnya kasus positif bertambah di bawah 40 ribu.
Penambahan tersebut menyebabkan total kasus COVID-19 di Indonesia saat ini mencapai 3.082.410 orang. Terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.
Jumlah penambahan kasus didapatkan setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 274.246 spesimen dalam sehari.
Data yang sama juga menunjukkan bahwa ada penambahan 38.988 pasien sembuh dalam waktu 24 jam terakhir.
Dengan demikian, jumlah pasien COVID-19 yang sembuh di Indonesia hingga saat ini mencapai 2.431.911.orang.
Akan tetapi, jumlah pasien yang meninggal setelah terpapar juga terus bertambah 1.566 orang.
Angka ini merupakan penambahan kasus kematian tertinggi sejak pandemi melanda tanah air.
Sehingga, angka kematian akibat COVID-19 mencapai 80.598 orang sejak awal pandemi.
Lalu, tercatat ada 569.901 kasus aktif COVID-19.
Kasus aktif adalah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.
Baca Juga:
Selain itu, pemerintah juga mencatat bahwa kini terdapat 267.866 orang yang berstatus suspek.
Lebih lanjut, terdapat 510 kabupaten/kota yang terpapar COVID-19 di 34 provinsi, dari Aceh hingga Papua.
Ini berarti sudah lebih dari 99 persen wilayah di Indonesia yang terdampak penularan virus corona. (Knu)
Baca Juga:
Ketua DPR Minta Anggaran COVID-19 Digunakan untuk Perlindungan Anak