Karier

Perempuan Juga Bisa Menggeluti Profesi Laki-Laki

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Agustus 2019
Perempuan Juga Bisa Menggeluti Profesi Laki-Laki

Perempuan yang menekuni profesi laki-laki (Foto: pexels/pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMUA profesi yang tersedia di lapangan kerja bisa dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan. Sayangnya, perempuan kerap dipandang sebelah mata secara tampilan fisik. Biasanya terjadi karena beberapa faktor, seperti pekerjaan berat sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan oleh perempuan.

Seiring berjalannya waktu, kriteria pekerjaan perlahan membuka ruang bagi perempuan. Tetap menanggung beban besar dan berusaha keras, perempuan berusaha untuk lebih baik dan cekatan dibandingkan dengan laki-laki. Berikut ini beberapa profesi yang biasa dilakukan oleh laki-laki, tetapi juga bisa dilakukan oleh perempuan.

Baca juga:

Arti Perempuan Seutuhnya Bagi Nadine Chandrawinata

1. Profesi pilot

Perempuan Juga Bisa Menggeluti Profesi Laki-Laki
Beberapa maskapai mempekerjakan pilot perempuan (Foto: pexels/snapwire)

Umumnya, maskapai penerbangan lebih banyak mempekerjakan pilot laki-laki dan didampingi pramugari cantik. Namun, kini banyak pilot wanita yang berkecimpung dalam profesi ini. Diperkirakan sebanyak 4.000 pilot wanita dari 130.000 jumlah pilot di dunia yang pawai mengendalikan pesawat seperti yang dilansir dari laman aerotime.

Beberapa pilot wanita diantaranya Maria Pettersson, Maria Fagerstrom, Christa, Eva Claire Marseille, Michelle Gooris, Olivia, Lindy Kats, Eser aksan Erdogan, Allison Leeward dan masih banyak lagi. Pilot berparas cantik ini menggeluti profesi sebagai pilot sejak usia muda.

2. Seniman tato

Perempuan Juga Bisa Menggeluti Profesi Laki-Laki
Kini banyak perempuan yang pawai menato (Foto: safety health magazine)

Industri tato biasanya didominasi kaum laki-laki. Seiring perkembangan waktu, banyak wanita yang terjun dalam industri ini hingga dijadikan sebagai profesi. Kreativitas yang tidak memandang gender melahirkan banyak seniman tato perempuan yang tak kalah hebat.

Banyak seniman tato yang terkenal melalui media sosial, salah satunya adalah Miryam Lumpini. Banyak perempuan yang terlibat dalam pengaruh pergeseran nilai-nilai industri tato seperti yang dilansir dari laman inkedmag.

Baca juga:

Perempuan-Perempuan yang Piawai Mentato

3. Mahir sebagai insiyur

Perempuan Juga Bisa Menggeluti Profesi Laki-Laki
Perempuan bisa diandalkan dalam industri teknik (Foto: thebalancecareers)


Victoria Brown seorang wanita yang memiliki profesi sebagai asisten tim perawatan EDF Energy, pembangkit listrik tenaga nuklir Dugeness B. Meski biasanya profesi insiyur didominasi oleh kaum laki-laki, kini banyak wanita yang memiliki gelar sarjana teknik.

Tak hanya Victoria, masih banyak wanita yang menekuni profesi dunia teknik. Ada juga perempuan bernama Natasha Frost yang kini menjadi teknisi turbin angin di RWE Innogy, Rhos-on-Sea. Laman the guardian juga menyatakan kepiawaian mereka membuktikan bahwa perempuan dapat diandalkan dalam bidang teknik.

4. Perempuan petugas pemadam kebakaran

Perempuan Juga Bisa Menggeluti Profesi Laki-Laki
Perempuan berprofesi sebagai petugas pemadam kebakaran (foto: hurriyetdailynews)

Pekerjaan petugas pemadam kebakaran tak hanya sekadar memadamkan api, mereka juga mengatur proses evakuasi dan melakukan pelayanan masyarakat. Mempertaruhkan diri untuk menyelamatkan orang lain menjadi kewajiban utama petugas pemadam kebakaran.

Terlatih dengan gerak cepat tanggap, petugas pemadam kebakaran juga harus antisipasi diri terhadap bahan berbahaya selama proses evakuasi. Bekerja tanpa mengenal waktu, petugas pemadam kebakaran mendedikasikan sebagian hidupnya untuk profesi ini.

Profesi ini tidak diperuntukkan bagi orang yang takut ketinggian, ruang terbatas dan khawatir akan bahaya api. Meski begitu, profesi ini banyak diminati kalangan perempuan. Departemen Tenaga Kerja AS mengabarkan pada laman govtech, diperkirakan ada sekitar empat persen petugas pemadam kebakaran perempuan yang tersebar di seluruh Amerika. (dys)

Baca juga:

Cyber Security Butuh Pekerja Perempuan Supaya Lebih Efektif

#Agustus Nakal #Pekerjaan #Perempuan #Pekerjaan Impian #Sukses Dalam Pekerjaan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Bagikan