Headline

Gubernur Anies Benarkan Pengganti Sandiaga Uno dari PKS

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 16 Agustus 2018
 Gubernur Anies Benarkan Pengganti Sandiaga Uno dari PKS

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Lowongnya posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno membuat Anies Baswedan tak memiliki partner dalam mengelola pemerintahan DKI Jakarta. Majunya Sandiaga sebagai cawapres Prabowo di Pilpres 2019 menyebabkan jabatan Wagub DKI mendesak diisi oleh partai koalisi Pilgub DKI.

Terkait pengganti Sandiaga, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan bahwa telah terjadi kesepakatan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Cuma sampai saat ini, Anies belum mengetahui siapa kader PKS yang akan didapuk menjadi wakilnya.

“Enggak sih (bocoran nama), karena pertama partai pengusungnya cuma dua yaitu Gerindra dan PKS. Lalu setahu saya sudah ada kesepakatan antara Gerindra dan PKS bahwa yang mengusulkan (pengganti Sandi) nanti adalah PKS,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, (16/8).

Lebih lanjut Anies menjelaskan pihaknya masih menunggu keputusan penetapan pengunduran diri Sandi sebagai wakil gubernur oleh Presiden Joko Widodo. Setelah itu, kata Anies, prosesnya akan berlanjut di DPRD DKI Jakarta.

Anies dan Sandiaga
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

“Jadi nanti DPRD akan mengadakan sidang untuk menetapkan kemudian presiden akan membuat surat penetapan, baru sesudah itu proses pergantian dimulai,” terang Anies.

Menurut Anies pergantian dari PKS itu sudah ada kesepakatan dari partai pengusung yakni Partai Gerindra dan PKS.

Meski demikian, Anies mengaku hingga saat ini partai pengusung PKS dan Gerindra belum juga menyodorkan nama-nama pengganti Sandiaga.

"Jadi nanti kita lihat saja, belum ada yang khusus dan saya rasa juga tidak ada sesuatu yang terburu-buru, toh semua pekerjaan masih terhandle dengan baik," jelasnya.

Lebih jauh, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan bahwa proses pengganti Sandiaga masih menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan DPRD DKI.

"Sejauh ini prosesnya masih menunggu keputusan penetapan dari presiden dan juga dari DPRD. Jadi nanti DPRD akan mengadakan sidang untuk menetapkan, kemudian presiden akan membuat surat penetapan baru sesudah itu proses pergantian dimulai," pungkas Gubernur Anies.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pantun Kebersamaan dari Sejumlah Daerah di Akhir Pidato Kenegaraan Jokowi

#Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan #PKS
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Rute LRT Velodrome-Manggarai ini akan diperpanjang hingga Dukuh Atas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Jalan Rasuna Said kini menjadi ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Bagikan